Dari Luapan Air Sungai Batang Lubuh

Banjir Musiman di Rohul Dianggap Biasa, Warga: Cuci Motor Gratis

Penulis : user | Kamis, 13 November 2014 - 22:58 WIB

Sejumlah Rumah di Rohul Terendam Banjir | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Rohul - Selain rumah warga di tiga desa di kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) [Baca : Hujan Deras, Sejumlah Rumah di Rohul Terendam Air Banjir] , puluhan rumah lainnya yang terletak di Dusun Tulang Gajah, Desa Pematang Perangan, Kecamatan Rambah, juga terendam banjir.

Disini, ketinggian air mencapai 50 cm. Banjir ini akibat dari tingginya curah hujan tadi malam, Rabu (12/11/14).

Menurut Rusli, salah seorang warga Dusun. Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi satu minggu terakhir ini menjadi penyebab meluapnya air Sungai  Batang Lubuh. Luapan itu, menjadi penyebab banjir. Diakuinya, banjir ini merupakan banjir musiman.

"Hampir setiap tahun di daerah sini selalu terkena banjir," ungkapnya, Kamis (13/11/14).

Dia menilai bahwa banjir masih akan meluas, karena terjadi hujan deras di Hulu Sungai Batang Lubuh. "Air mulai meningkat naik sejak jam lima shubuh tadi," jelasnya.

Selain itu, diungkapkannya, sampai sore ini, tidak ada satu pun dari pihak Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Rohul yang terlihat meninjau lokasi banjir.

Meski banjir telah merendam pemukiman warga, hingga saat ini belum ada laporan dari berbagai pihak mengenai adanya kerugian baik berupa perabotan rumah tangga maupun kerusakan lainnya.

Namun, meski dalam kondisi terendam banjir, warga Dusun Tulang Gajah tetap menyikapinya dengan santai. Karena menurut warga setempat, banjir yang terjadi di tempat tinggal mereka merupakan hal yang biasa.

Bahkan, sebagian warga memanfaatkan air yang merendam pemukiman mereka untuk mencuci kendaraan.

Tak hanya itu, sebagian siswa SD yang terletak tak jauh dari lokasi banjir juga memanfaatkan air sebagai wahana bermain.

Tetapi, meski tempat tinggal mereka merupakan langganan banjir, dia  menegaskan bahwa setiap banjir yang terjadi di desanya hingga saat ini belum pernah memakan korban jiwa.

"Namun, jika terjadi banjir besar kerugian warga hanya berupa kerusakan pada peralatan perabotan rumah tangga saja," ujarnya. [cp]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :