Grand Final Lomba Bernyanyi Lagu Rohani Kristiani Kaum Muda

11 Finalis Menuju Bintang Rohani Riau Pukau Penonton

Penulis : user | Minggu, 20 Juli 2014 - 22:17 WIB

FINALIS - Para Finalis "RE-NA IDOL" bersama panitia usai pengumuman | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Penampilan 11 orang Finalis lomba menyanyi lagu rohani pada acara Grand Final "Menuju Bintang Rohani Riau" komunitas Remaja dan Naposobulung (Pemuda) Kristiani atau "RE-NA Idol" yang ditaja oleh komunitas Remaja dan Pemuda gereja HKBP (N-HKBP) Provinsi Riau di Hall Furaya Hotel, Minggu (20/07) siang, membuat 4 orang Dewan Juri dan penonton terpukau. Tiga finalis akhirnya terpilih sebagai jawara untuk 3 kategori berbeda.

Pada pengumuman juara yang dibacakan langsung oleh Pendeta Toho Sinaga, David Febrian dari Pekanbaru keluar sebagai juara I untuk kategori Pemuda dan Kharismayani Devi Sihombing dari Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak didaulat sebagai juara I
untuk kategori Remaja. 2 kategori tersebut dipilih berdasarkan keputusan dewan juri. Sedangkan Tety Yolanda Octaviani dari Perawang Kabupaten Siak terpilih sebagai juara Favorit I atas perolehan dukungan terbanyak versi penonton melalui kupon yang diserahkan pada panitia.

"Dengan keputusan final ini, semoga para juara dapat menghargai dan mengembangkan bakat yang diberikan Tuhan. Bagi yang finalis lain yang tidak terpilih jangan kecil hati. Ini hanya pertandingan saja, karena penampilan lagu rohani hanya bisa dinilai oleh Tuhan," ungkap Pendeta Toho selaku Ketua Panitia Bidang Acara Perlombaan Menyanyi, usai membacakan keputusan.

Selain ketiga juara tersebut, hadiah uang tunai dengan total sebesar Rp.26 Juta dan piala juga diperoleh para finalis yang urutan kedua dan ketiga. Juara
untuk Kategori Pemuda urutan ke II diperoleh Monica Novrida H Sianturi dan Lois Nainggolan diurutan ke III. Keduanya berasal dari Pekanbaru.

Untuk Juara Kategori Remaja, urutan ke II diraih Viviyanita Tobing dari Pekanbaru dan Tety Yolanda Octaviani dari Perawang Kabupaten Siak juga menyabet diurutan ke III. Sedangkan juara Favorit
untuk kategori pendukung terbanyak versi penonton Final Show, diurutan ke II diraih Cindy Gurning dari Air Molek Kabupaten Indragiri Hulu dan Francisko Sitio dari Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir.

Satu diantara pemenang, Kharismayani Devi Sihombing (16) Juara I
untuk Kategori Remaja dari Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak, mengaku senang mengikuti acara RE-NA Idol. Siswi kelas II SMA dan anak ke I dari 4 bersaudara ini mengaku didorong oleh teman-teman dan orang tua dalam bidang seni.

"Saya ga menyangka bisa dapat juara. Soalnya, lawan saya itu berat semua," ungkap Kharismayani yang juga Juara I se-Kabupaten Siak pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional tahun 2014.

Selain 8 finalis yang keluar sebagai juara, 3 finalis lainnya yaitu ; Cantika Rosiana dari Pekanbaru, Rinauli Pasaribu dari Pekanbaru dan Selviana Lasma R Siregar dari Rengat Indragiri Hulu, merupakan pemenang babak semifinal yang digelar 06 Juli 2014 lalu di Pekanbaru.

Mereka tersaring dari audisi yang dilakukan. Audisi tersebut terbuka untuk semua umat kristiani di Riau, tanpa membedakan organisasi gereja yang ada. "Dari 140 peserta audisi, sedikitnya 20 orang peserta dari gereja diluar Jemaah Gereja HKBP," ungkap Manuhar Silaen, Ketua Pemuda HKBP se Provinsi Riau yang juga Ketua Umum Panitia Kegiatan Tahun Pemuda 2014 Provinsi Riau.

Dijelaskannya, perlombaan tersebut telah melalui beberapa tahap. Audisi I di gelar di 4 Daerah yakni di Pekanbaru pada 1 Juni 2014, di Duri Kabupaten Bengkalis pada 8 Juni 2014, di Kota Dumai pada 22 Juni 2014 dan di Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu pada 15 Juni 2014. Dari total sebanyak 140 orang peserta yang berasal dari 4 daerah, tersaring 60 orang untuk maju dibabak audisi ke II.

Pada audisi ke II yang digelar pada 29 Juni 2014, tersaring 30 orang peserta yang lolos. Selanjutnya, melalui babak semifinal, sebanyak 11 orang lolos sebagai finalis. "Ke 11 Finalis itu menurut Juri sudah mampu dalam Penguasaan Panggung, Teknik Vokal dan Artikulasi Bernyanyi yang Baik," jelas Pendeta Toho, Sabtu (19/07) kemarin.

Manuhar Silaen mengungkapkan, kegiatan ini digelar sesuai dengan Tema Gereja HKBP Tahun 2014 yang menekankan peran Gereja dalam pemberdayaan generasi muda menghadapi tantangan zaman.

"Gereja bukan hanya sebagai tempat beribadah, tapi sebagai lembaga yang harus bisa memfasilitasi generasi muda yang mau berekspresi. Nah, kali ini kita mulai dari bakat olah vokal anak muda," ungkap Manuhar.

Selain memperbutkan Piala dan sejumlah uang tunai dengan total Rp26 Juta, para juara diurutan I nantinya berkesempatan untuk Rekaman (recording) Album Rohani dengan lagu karya cipta Pendeta Toho Sinaga, Dompak Sinaga dan Victor Tobing.

"Bagi kami, yang paling penting adalah bagaimana bakat-bakat remaja dan pemuda di Riau dapat tersalurkan dan disaring dengan sebuah kompetisi yang digelar oleh komunitas Gereja," kata Pendeta Toho Sinaga.

Acara berlangsung selama 4 jam ini disponsori oleh Kopi Torabika satu diantara produk Mayora. Sedikitnya 1000 penonton yang didominasi remaja dan pemuda gereja HKBP yang didampingi sejumlah orang tua dan pendeta memadati arena Final Show.

Komentar para dewan juri terhadap penampilan para peserta pun membuat suasana seakan menyaksikan acara ajang mencari bakat yang kerap ditayang di stasiun televisi swasta. Momen tersebut membuat acara semakin meriah. Pendeta Toho, Dompak Sinaga (Artis Lagu Tradisional Batak), Bintang Pasaribu (Penyanyi Lokal), Santi Sirait (Penyanyi Lokal) ditunjuk sebagai dewan juri. (rls)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :