Pejabat Kementan Sebut Kenaikan Harga Ayam Sebagai Bonus untuk Peternak

Penulis : user | Kamis, 26 Juni 2014 - 15:45 WIB

Ilustrasi / Detik

Beritariau.com - Jakarta -Menjelang bulan Puasa, harga daging dan telur ayam mulai merangkak naik hingga 67%. Bagi pemerintah, kenaikan harga ini sebagai bonus untuk para peternak yang tahun lalu sudah mengalami kerugian karena harga turun.

"Saat ini harga daging ayam memang mengalami kenaikan, mencapai Rp 27.000-Rp 28.000 per kg," ujar Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Achmad Suryana ditemui di Kantor Kementan, Kamis (26/6/2014).

Suryana mengatakan, namun kenaikkan harga tersebut masih termasuk dalam kategori wajar, karena sejak awal tahun 2014 harga ayam masih di bawah harga pokok produksi (HPP), sehingga peternak merugi.

"Ini sebagai bonus ganti rugi bagi peternak, karena sebelumnya harga jual daging ayam masih di bawah HPP, jadi kalau naikknya sampai Rp 28.000 per Kg itu masih cukup wajar," ucapnya.

Sementara terkait harga telur ayam ditingkat peternak saat ini cenderung turun dan diperkirakan akan berlangsung hingga pertengahan Puasa. "Harga telur ayam akan mulai naik 7 hari menjelang Lebaran," katanya.

Sementara, menjelang puasa harga cabai rawit masih mengalami penurunan harga.

"Cabai rawit sedang turun, hanya Rp 4.000 per Kg, ini karena masuk masa panen, akan tetap stabil harganya karena pada Puasa hingga Lebaran masih banyak cabai rawit yang dipanen," katanya lagi.
Sementara untuk harga beras, diprediksi akan aman tahun ini karena stok beras di Bulog yang tersebar diseluruh Indonesia mencapai 1,9 juta ton dan akan cukup hingga 8 bulan ke depan, sedangkan produksi beras tahun ini surplus 25 juta ton.

"Untuk wilayah DKI Jakarta selama pasokan beras masuk sebanyak 2.000 ton per hari ke Pasar Induk Cipinang, maka harga beras akan aman. Selama ini pasokannya selalu di atas 2.000 ton per hari," tutupnya.


Menurut catatan Kementerian Pertanian (Kementan), harga daging dan telur ayam pada minggu ke-3 April 2014 masing-masing mencapai Rp 17.258/kg dan Rp 14.925/kg. Sedangkan minggu ke-4 bulan Mei harga kedua produk tersebut masing-masing mencapai Rp 28.826/kg dan Rp 19.640/kg atau masing-masing telah naik 67% dan 31%.

Sumber : Detik

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

    Komentar Via Facebook :