Mau Mudik ke Sumbar? Hati-hati di Beberapa Titik Rawan Macet dan Longsor Berikut ini!

Penulis : user | Selasa, 14 Juni 2016 - 21:45 WIB

Rombongan Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto dan Kepala Dinas Perhubungan Rahmad Rahim saat memantau jalur mudik, Selasa (14/6/2016).

Beritariau.com, Pekanbaru - Sejumlah kawasan rawan kemacetan dan titik longsor ditemukan di sepanjang jalur Lintas Barat di Kabupaten Kampar menuju Sumatera Barat. Titik-titik ini ditemukan langsung oleh Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto dan Kepala Dinas Perhubungan Rahmad Rahim saat memantau jalur mudik, Selasa (14/6/2016).  

Menurut Supriyanto, tinjauan dilaksanakan untuk mengecek langsung kesiapan anak buahnya dan instansi terkait lainnya. Terlebih lagi jelang mudik lebaran yang tinggal beberapa hari lagi.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Supriyanto sempat blusukan langsung di lokasi rawan kemacetan dengan didampingi Dirlantas Polda Riau, Kombes Guritno, Kapolres Kampar AKBP Edi Sumardi, dan sejumlah pejabat Dinas Perhubungan dan Jasaraharja.

Adapun titik-titik rawan kemacetan tersebut antara lain di Pasar Danau Bingkuang Desa Tambang, Pasar Kampar dan Pasar Kuok.

"Usahakan agar ada petugas di sini, buat pagar betis agar para pedagang tidak meluber jualan sampai ke bahu jalan, biar nggak macet. Kalau ada Pos Pengamanan dan Pelayanan juga bagus didirikan di sini," kata Brigjen Supriyanto kepada Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi.

Selain itu, Supriyanto juga meminta anak buahnya agar memberikan perhatian khusus terhadap titik blackspot di beberapa ruas jalan yang rawan terjadinya kecelakaan.

"Sebelum masuk blackspot supir harus waspada. Yang lelah ingatkan supaya beristirahat," katanya.

Selain tiga pasar tersebut, Supriyanto dan rombongan juga sempat berhenti di lokasi rawan longsor bekas galian batu, yang jaraknya beberapa meter dari pintu masuk PLTA Koto Panjang.

"Ada alat berat yang siaga? Biar kalau ada gangguan bisa diantisipasi cepat," ujarnya.

Dari situ, tinjauan arus mudik dilanjutkan hingga ke perbatasan Riau-Sumatera Barat deka Kelok Indah. Sejauh ini kondisi jalan bisa dibilang sangat layak, tidak begitu banyak lubang dan rambu-rambu juga sudah terpasang pada tempatnya.

Supriyanto juga singgah di lokasi tebing curam pinggir jalan lintas yang berpotensi longsor. Tebing itu bahkan tampak menjadi lokasi galian oleh sekelompok orang yang belum diketahui polisi. [pan]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :