PR Presiden Terpilih di Sektor Pendidikan

Penulis : user | Kamis, 26 Juni 2014 - 15:54 WIB

Ilustrasi / Liputan6

Beritariau.com, Jakarta - Pendidikan dipercaya bisa mengubah karakter bangsa jadi lebih baik. Karena itu pendidikan jadi PR besar bagi pemerintah mendatang. Siapa pun presiden dan wakil presiden yang akan terpilih pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 9 Juli nanti, mereka harus bisa mengurai sejumlah permasalahan dunia pendidikan di Tanah Air.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV dalam Masbuloh, Selasa (17/6/2014), hingga kini berbagai permasalahan di dunia pendidikan masih dirasakan oleh para siswa dan orangtua murid.

Salah satunya soal biaya keperluan sekolah. Pemungutan biaya sekolah seringkali memberatkan beban sejumlah siswa. Padahal, tahun ini, negara telah mengalokasikan dana pendidikan sebesar Rp 371,2 triliun atau 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kondisi kemiskinan dan beban biaya sekolah seperti itu membuat tak sedikit anak-anak yang harus membagi waktunya untuk bekerja. Selain untuk membantu oran tua, mereka juga bekerja untuk membiayai kebutuhan sekolah.

Selain soal biaya sekolah, kurikulum 2013 untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) juga kerap dikeluhkan oleh sejumlah siswa. Mereka mengaku terlalu diforsir untuk mencari ilmunya sendiri dari luar. Guru hanya sebagai perantara, bukan untuk mendikte siswa belajar.

Tak hanya itu, angka siswa putus sekolah juga menjadi masalah yang sangat besar bagi dunia pendidikan. Data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan, setiap menitnya ada 4 anak putus sekolah di Indonesia. Provinsi Jawa Tengah menyumbang 32% jumlah anak putus sekolah di Indonesia.

Nah, seperti apa tanggapan para siswa terkait permasalahan pendidikan di Indonesia? Dan apa harapan mereka terhadap presiden terpilih nanti? Saksikan selengkapnya video Masbuloh di bawah ini.

Sumber : liputan6

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

    Komentar Via Facebook :