Masuk Via Bengkalis

Polresta Pekanbaru ciduk "Pak Cik" PNS Pelalawan, sita narkoba senilai Rp663 juta

Penulis : admin | Minggu, 20 November 2016 - 23:28 WIB

Beritariau.com, Pekanbaru - Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan narkoba jenis sabu dan pil ekstasi yang ditaksir senilai Rp663 juta dari penangkapan di sebuah kamar hotel berbintang di kawasan Jalan Sudirman Kota Pekanbaru pada Kamis (16/11/16) siang sekitar pukul 11.30 wib.

Sebanyak 7 paket sabu dengan berat kotor 520 Gram (1/5 kg lebih) senilai Rp600 juta dan 210 butir pil ekstasi merek Minion senilai Rp63 juta diamankan dari tangan 2 orang bandar.

Satu di antaranya, berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Pelalawan.

"Kita amankan dua orang berinisial W alias Pakcik (40), warga Pelalalan dan MS alias Ocu (27), warga Bangkinang. Pakcik merupakan PNS," ujar Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru Kompol Dedi Herman, Minggu (20/11/16).

Bersama kedua orang tersangka itu, polisi juga menyita barang bukti berupa lain berupa 2 timbangan digital besar, 1 unit alat pres plastik dan sebuah rangsel.

Dijelaskan Dedi, pengungkapan tersangka berawal dari Operasi Satresnarkoba Polresta Pekanbaru tentang adanya jaringan narkoba yang masuk ke Kota Pekanbaru melalui wilayah Kabupaten Bengkalis sejak bulan Oktober 2016.

"Setelah dipastikan keberadaan tersangka berada di 2 kamar sebuah hotel berbintang yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, kami langsung melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap Pakcik dan Ocu. Penangkapan ini, disaksikan security hotel," ungkap Dedi.

Lebih lanjut dikatakan Dedi, barang bukti 1/5 kilogram lebih sabu-sabu dan 210 butir pil ekstasi tersebut, ditemukan di dalam brankas yang berada dalam lemari kamar hotel.

"Kedua tersangka dan barang buktinya, saat ini telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru dan masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan besarnya," tutup Dedi. [red]‎

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :