Bulan puasa Riau semakin membara, 25 hektare lahan TNTN terbakar

Penulis : user | Minggu, 11 Juni 2017 - 04:36 WIB

Polisi, TNI, dan Tim RPK Arara Abadi Patroli Karhutla. Tim Gabungan itu menemukan 45 Ha Lahan Ditebas, 25 Ha terbakar | Istimewa

Beritariau.com, Pelalawan - Memasuki awal Juni 2017 terpantau titik panas di Sumatera semakin menggila. Waktu yang juga bertepatan awal puasa Ramadan itu juga tercatat di Riau menunjukkan titik panas yang beberapa diantaranya sudah terdeteksi adanya kebakaran hutan dan lahan.

Seperti pada Jumat pagi (09/06/2017) Badan Metereologi Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi ada 70 titik panas di Sumatera. Di Riau ada 11 dengan yang paling banyak lima diantaranya berada di Kabupaten Pelalawan.

Kemudian pada sore harinya titik panas di Pelalawan itu berkurang menjadi dua saja. Pada Sabtu (10/06/2017) pagi masih ada dua titik panas dan hingga sore harinya malah meningkat jadi empat.

Hal tersebut ternyata mengarah adanya kebakaran hutan dan lahan. Di Pelalawan itu bahkan sekitar 25 Hektare lahan di Taman Nasional Tesso Nilo bagian Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau terbakar.

Hal tersebut seperti disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Minggu (11/06/2017). Lahan tersebut yang meskipun berada di wilayah TNTN, namun sudah berubah fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

"Telah dijumpai lahan seluas kurang lebih 42 Ha yang sudah ditebas, dan yang sudah terbakar sekitar 25 ha. Tapi belum diketahui siapa pemiliknya" katanya.

 Hal tersebut ditemukan pada Sabtu (10/6) saat melakukan pencarian titik panas dengan titik kordinat E 101•43'27.998" S 0•10'27.001". 

Saat itu api sudah padam namun dilahan masih mengeluarkan asap. Kendalanya tidak ada sumber air di lokasi dan sulitnya akses jalan menuju lokasi kebakaran. Dengan perjalanan menggunakan roda dua saja jarak tempuh lebih kurang 5 jam dari Pangkalan Kuras.

Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dipimpin langsung Kepala Kepolisian Sektor Pangkalan Kuras Kompol Ali Ardi dan Kimandan Daerah Militer Danramil Kapten Diding S. 

Jumlah personilnya sebanyak empat orang Regu Siaga karhutla Polsek, dua orang Anggota Koramil Pangkalan Kuras, serta dua orang tim RPK PT Arara Abadi Distrik Nilo. "Kegiatan pencarian titik panas berakhir pukul 17.00 WIB," ungkap Guntur.[bas]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :