Kawal mudik lebaran 2017, 900 Polantas Polisi di Riau disiagakan

Penulis : admin | Selasa, 13 Juni 2017 - 21:51 WIB

Ilustrasi Pengawalan Polisi Lalu Lintas | Okezone

Beritariau.com, Pekanbaru - Sedikitnya 900 personel ‎Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, dikerahkan menghadapi aktivitas mudik hari raya Idul Fitri tahun 2017.

Para polantas itu dilekatkan di sepanjang jalur lintas dan setiap kabupaten di Provinsi Riau. Mereka juga dibantu oleh pasukan Brimob Polda Riau.

"Jumlah itu terbagi di beberapa daerah kabupaten sampai kecamatan. Dalam pelaksanaan operasi nanti, kita juga siapkan personel untuk back up, jika nantinya ada dibutuhkan di lapangan," kata  Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Tulus Ikhlas Pamoji, Selasa (13/06/17).

Untuk titik posko mudik, polisi belum menentukannya lantaran operasi bersandi Ramadaniya Siak 2017 ini akan dimulai pada 19 Juni pekan depan. Namun, polisi sudah siapkan personel yang bertugas.

"Persiapan sudah dimatangkan agar aktivitas mudik lebaran nanti berjalan lancar. Salah satunya pengecekan kendaraan patroli yang telah dilakukan," kata Tulus.

Menurutnya, operasi Rahmadaniya ini akan fokus pada pengemudi. Para pemudik harus melengkapi kendaraannya dan peralatan lainnya serta tata tertib berlalu lintas.

Bahkan barang bawaan pemudik juga harus diperhatikan untuk menghindari hal hal yang tidak dinginkan terjadi. "Aktivitas hari raya di jalanan  juga menjadi sasaran pengamanan kita," ujarnya.

Puluhan pos pelayanan polisi ditempatkan di sepanjang jalur mudik Lebaran. Ini dilakukan agar pemudik bisa mendapatkan pelayanan selama menempuh perjalanan mudik.

Selain itu, sejumlah titik rawan bencana alam juga telah terpantau oleh polisi. Untuk mengantisipasinya, di titik tersebut disiapkan alat berat untuk membantu jika terjadi bencana alam seperti longsor.

Pemerintah juga menghentikan sejumlah pekerjaan peningkatan jalan pada H-7 Lebaran. Itu dilakukan agar aktivitas mudik dan arus balik berjalan lancar tanpa harus terganggu  proyek pengerjaan jalan.

Kapolda Riau Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) termasuk pemerintah daerah serta pemerintah pusat melalui kementerian Pekerjaan Umum.

"Tujuh hari menjelang Lebaran, pekerjaan peningkatan jalan harus ditutup atau diselesaikan. Kita sudah menggelar rapat pematangan arus mudik dengan sejumlah kementerian di Jakarta," katanya.

Brimob ada di Pos Mudik‎ Pos pelayanan akan disiapkan di sejumlah titik di sepanjang jalur mudik dari Riau menuju provinsi tetangga. ‎Sebab, polisi mendeteksi adanya jalur yang rentan tindak kejahatan, seperti jalur Riau-Jambi atau Lintas Timur, dan jalur Riau-Sumatera Utara.

"Daerah ‎rawan kriminal mungkin akan kita tempatkan Brimob di Pospam, seperti arah Rengat ke Jambi, maupun dari Rohil ke arah Sumatera Utara," kata Zulkarnain.

Ia menegaskan pihaknya akan menempatkan penembak jitu (sniper) di sejumlah pos. Ini dilakukan untuk mematahkan aksi kriminalitas seperti perampokan.

"Kalau memang bentuk ancamannya ada, tentu kami siapkan sniper di beberapa Posko yang dimungkinkan sebagai titik rawan kejahatan itu," jelas Zulkarnain.‎ [red]‎

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :