Sakit tak sembuh, Sipahutar akhiri hidupnya di Pohon

Penulis : admin | Rabu, 14 Juni 2017 - 22:06 WIB

ilustrasi

Beritariau.com, Rohul - Resmi boru Silaban (37), Tenaga kerja lepas (TKL) di PTPN V Sei Tapung, Desa Sei Kuning Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ini, ‎Senin (12/06/17) siang, terpaksa bergegas pulang ke rumah.

Ia baru saja mendapat kabar tak sedap dari tetangganya. ‎Setibanya di rumahnya yang telah dipadati warga sekitar, Ia langsung berteriak histeris.

Resmi tak kuasa melihat suaminya, Tomo Sidabutar (47), ditemukan tewas tergantung di pohon jambu. Tak satu pun warga yang berani menolong. Jasad suaminya itu baru diturunkan setelah pihak kepolisian datang.

Kepada Beritariau, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto menjelaskan, kejadian tersebut bermula pada Senin (12/06/17) sekitar pukul 06.30 wib, saat Resmi berangkat kerja.

Saat itu, Ia melihat suaminya itu sedang duduk sambil ngopi di teras rumah. ‎Setelah pamit, Nyonya Sipahutar ini berangkat kerja ke PTPN V Sei Tapung.

Namun, sekitar pukul 12.30 wib, Resmi mendapat kabar duka dari salah seorang tetangganya. Katanya, suaminya Tomo Sidabutar ditemukan tewas di samping rumahnya.

"Mendapat kabar itu, Resmi pun bergegas pulang ke rumahnya. Dari keterangan istri korban (Resmi), suaminya sudah lama tak bekerja karena sakit di bagian dada yang tak kunjung sembuh," ungkap Suheri.

Kemudian beberapa personel Polsek Tandun mendatangi TKP setelah mendapat laporan dari warga.

Mereka langsung memasang police line menjelang Tim Identifikasi Polres Rohul datang. Berselang waktu beberapa jam, sekitar 15.00 wib,

‎Tim Identifikasi Polres Rohul datang Ke TKP.

Bersama personel Polsek Tandun, lanjut Yusuf, mereka melakukan pengecekan dan menurunkan korban dari pohon jambu.

Usai diidentifikasi, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Tandun untuk divisum oleh dr Repidim Antonius Sijabat.

Hasil pemeriksaan, korban diduga tewas karena bunuh diri, karena mengeluarkan kotoran dari dubur dan cairan dari kemaluannya.

"Jenazah tidak diotopsi. Ini atas permintaan keluarga dan dilakukan pemakaman di TPU PTPN V Sei Tapung," tutup Yusuf. [red]‎‎

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :