Biadab! Di Inhu, seorang bapak tega perkosa anak kandung

Penulis : admin | Sabtu, 17 Juni 2017 - 23:43 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com Indragiri Hulu - Apa yang dilakukan oleh "apak runtiang" di Indragiri Hulu ini tak patut ditiru. Bagaimana tidak, seharusnya seorang bapak kandung melindungi buah hatinya, malahan TW (41) tega menggauli darah dagingnya sendiri LS yang masih berusia 15 tahun.

Peristiwa memalukan ini terjadi sejak tahun 2014 saat anaknya  menginjakkan kaki di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Korban yang trauma sampai tak ingin pergi kesekolahnya dan memilih mengurung diri di dalam rumah.

Sang ibu Nsw bak disambar petir disiang bolong, saat mendengar pengakuan dari korban bahwa hidupnya hancur dan tertekan oleh prilaku ayahnya yang tega menggaulinya. Alasan itulah yang membuatnya memutuskan berhenti sekolah.

"Tersangka TW ditangkap setelah polisi menerima laporan korban didampingi ibunya.‎ Korban tidak berani melapor karena ditodong dibawah ancaman ayahnya," kata Kapolres Indragiri Hulu AKBP Arif Bastari, Sabtu (17/06/17) malam.

Disebutkannya, selama 3 tahun lamanya korban sudah disetubuhi oleh ayahnya berulang kali. Perbuatan bejat itu dilakukan pelaku saat berada di rumahnya Rantau Parapat (Sumut).

Aksi yang dilakukan TW akhirnya terbongkar saat korban pada hari Minggu tanggal 4 Juni 2017 lalu sekitar pukul 21.00 WIB, menceritakan peristiwa pahit yang dialaminya dikamarnya.

Ibu korban yang emosi dan sedih tak terima dengan apa yang dilakukan oleh suaminya tersebut. Dia pun mengajak anaknya untuk melaporkan kasus tersebut ke kantor polisi. 

Setelah mendapatkan laporan tersebut, empat anggota polisi, langsung menuju rumah pelaku untuk menangkapnya pada Jumat (16/6/17) sekitar pukul 20.00 Wib. Saat itu pelakunsedang berada di rumah, polisi yang tiba di TKP, kemudian langsung melakukan penangkapan dan dibawa ke Mapolsek.

"Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya, telah melakukan perbuatan persetubuhan anak kandungnya. ‎Saat ini, pelaku dan barang bukti ditahan untuk pengusutan lebih lanjut," pungkas Arif. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :