Operasi K2YD, Polres Kuansing "obok-obok" 4 titik yang diduga sarang premanisme

Penulis : admin | Selasa, 20 Juni 2017 - 01:35 WIB

DIGELEDAH - Anggota Binmas Polsek Singingi Hilir, Senin (19/06/17) malam, menggeledah warga yang berkumpul di tempat yang diduga sarang premanisme | Foto: Istimewa

Beritariau.com Pekanbaru - Kepolisian Resor (Polres) Kuansing, Senin (19/06/17) malam, sekitar pukul 21.30 Wib, menggeledah 4 titik yang diduga menjadi sarang premanisme. 

4 titik lokasi itu diantaranya, Warung alput, cafe pak RT, lokasi kongkow remaja yang berada desa koto baru serta sebuah warung di Desa petai yang beroperasi di malam hari.

Giat operasi K2YD yang berakhir pada pukul 00.00 Wib itu dilakukan sebagai bentuk kegiatan rutin yang dilakukan Polres Kuansing selama bulan Ramadan serta menyambut hari raya Idul Fitri 1438 H.

Operasi K2YD yang dipimpin langsung oleh Kanit binmas Polsek Singingi Hilir, Ipda Hasnor beserta 5 orang personil itu, berhasil menjaring belasan remaja tanggung. Satu persatu remaja ini diperiksa dan digeledah dan diperiksa identitasnya.

Dalam operasi itu, Kapolres Kuansing, AKBP Dasuki Herlambang, mengatakan, giat K2YD tidak mendapatkan bentuk pelanggaran pidana yang dilakukan oleh para remaja.

"Tidak ada ditemukan remaja atau masyarakat yang membawa senjata tajam, narkoba dan barang berbahaya lainnya," kata Dasuki, Selasa (20/06/17) dini hari.

Meski tidak mendapatkan hasil dalam target operasi, dia menghimbau kepada remaja yang terjaring operasi agar tidak melakukan kegiatan yang melanggar aturan hukum ataupun tindakan pidana yang mengganggu ketertiban umum.

"Jadi kita juga minta agar tak ada lagi remaja atau masyarakat berkumpul di malam hari selama bukan ramadan. Dan kita juga menghimbau pemilik warung agar tidak membuka warungnya hingga tengah malam, demi menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar desa," pintanya. [bam]

 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :