Ngamuk sedang mabuk, pria ini tewas dipukuli abang kandungnya di Dumai

Penulis : user | Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:37 WIB

Beritariau.com, Dumai - Minuman Keras seperti yang disampaikan dalam lagu Rhoma Irama memang menimbulkan hal yang tak diinginkan. Hal ini tidak hanya berakibat bagi diri sendiri saja, tapi kadang juga berdampak pada orang lain.

Seperti yang terjadi Jalan Abdul Rab Kan Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai ini. Seorang pria yang sedang mabuk dan mengamuk coba ditenangkan, tapi masih mengacau juga.

Akhirnya sang kakak melayangkan pukulan pada adiknya yang sedang mabuk itu. Namun akhirnya justru sang adik ini meninggal ketika diantarkan ke rumah sakit setelah terlentang habis dipukul abangnya.

Tersangka TS (44) dan korban adiknya RS (38) pada Selasa (22/08/2017) dini hari itu dilaporkan ke polisi oleh Ketua Rukun Tetangga setempat terkait terjadinya keributan itu. Kemudian Polisi datang dan mendapatkan korban sudah tersungkur di depan teras rumah.

Berdasarkan keterangan orang yang ada di TKP bahwa korban ribut dengan pelaku, Abangnya. Saat itu korban dalam keadaan mabuk lalu merusak meja, kursi, dan memecahkan Lampu teras serta membongkar umbul-umbul dan seng teras rumah. 

Korban juga mencaci maki dan mendorong lalu mencekik leher kakaknya itu. Kemudian pelaku berusaha melepaskan dari cekikan tersebut dan memukul korban dengan tangan kosong hingga terjatuh. 

Setelah berhasil melepaskan diri itu, pelaku kemudian melapor kepada Ketua RT untuk meminta bantuan. Kemudian barulah Ketua RT menghubungi polisi untuk kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Dumai.

Akan tetapi saat di dalam perjalanan korban sudah meregang nyawa. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Dumai Barat untuk pengusutan lebih lanjut.

"Akibat pukulan tersebut korban mengalami luka pada bagian wajah dan meninggal dunia saat dibawa ke RSUD Dumai," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Rabu (23/08/2017).[bas]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :