Forensik: Kekerasan Benda Tumpul di Leher

Polisi: Mr-X yang tewas dekat tembok PT RAPP, dibunuh

Penulis : admin | Minggu, 10 September 2017 - 21:01 WIB

MR-X - Warga Desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan bersama Petugas Kepolisian Saat di Lokasi Penemuan Mayat Mr-X dekat Tembok PT RAPP, Sabtu (09/09/17) | Istimewa

Beritariau.com, Pelalawan - Masyarakat sekitar Desa Lalang Kabung Pelalawan dibuat heboh atas penemuan sesosok mayat pria dengan tangan terikat.

Mayat pria tak dikenal alias, Mr-X, itu ditemukan dalam kondisi membusuk di kanal dekat tembok PT RAPP Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan pada Sabtu (09/09/17) kemarin.

Data dari kepolisian, Mr-X diduga merupakan korban pembunuhan. Ia pertama kali ditemukan oleh tiga orang warga yang berniat memancing disekitar tembok PT RAPP pada Sabtu itu sekitar pukul 15.30 wib.

"Ditemukan oleh warga yang berniat memancing," ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Minggu (10/09/17) sore.

Saat dalam perjalanan, lanjut Guntur, salah seorang saksi bernama Yogi mencium bau tak sedap seperti bau bangkai. Ia pun mencari sumber bau itu dan ternyata melihat mayat manusia.

Bersama dua rekannya, mereka pun memberitahu kepada warga lainnya yang selanjutnya dilaporkan ke kepolisian setempat.

"Petugas langsung ke lokasi dan melakukan identifikasi selanjutnya korban (Mr-X) dibawa ke Rumah Sakit," jelasnya.

Dari hasil autopsi yang dilakukan Tim Forensik kepolisian di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Pekanbaru, diduga sebelum tewas, Mr-X mengalami kekerasan.

"Hasil identifikasi sementara, korban diperkirakan berusia antara 30 sampai 60 tahun. Korban sudah membusuk dan tanpa tanda pengenal," kata Guntur.

Dijelaskannya, ada dugaan tindak kekerasan yang dialami menjadi penyebab kematian yakni dari kekerasan benda tumpul pada daerah leher.

"Korban diperkiraan meninggal sekitar 1-3 hari sebelum pemeriksaan," tambah Guntur.

Kepolisian, lanjutnya, akan tetap menyelidiki kasus ini namun sangat berharap adanya informasi dari warga yang merasa kehilangan anggota keluarga.

"Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, mohon melaporkan ke petugas terdekat," tutupnya. [red]‎‎

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :