Cerita Momo Mengenang Sosok Jabonar

Bakat menyanyi Momo Geisha turun dari Sang Ayah

Penulis : admin | Jumat, 22 September 2017 - 22:39 WIB

LIHAT AYAH - Momo Geisha, saat melihat jenazah ayahnya untuk terakhir kali sebelum dikebumikan di TPU Tampan, Jalan Uka, Panam, Pekanbaru | Beritariau.com

Beritariau.com Pekanbaru - Narova Morina Sinaga alias Momo, vokalis dari band papan atas Indonesia, Geisha, bercerita mengenai sosok ayahanda Jabonar Sinaga. Menurutnya, almarhum ayahnya tersebut merupakan sosok orang tidak suka memuji di depan anaknya.

"Bapak itu (Jabonar Sinaga,red) orangnya keras. Tapi selama saya kecil, nggak hanya di dunia entertaint, Cerita ke saudara dan teman-temannya, kalau saya itu sekolah juara satu, juara umum," Kata Momo bercerita kenangan dia dan ayahnya, kepada beritariau.com, usai melakukan prosesi penguburan ayahnya di Pekanbaru, Jum'at (22/09/17).

Menurut Momo, ayahanda Jabonar Sinaga, bukanlah orang yang suka memuji di depan anaknya. Meskipun, saat ini Momo sukses menjadi artis yang bergelut di dunia musik Nasional.

"Saya tahu dia dibelakang saya selalu cerita sama teman-temannya kalau Momo itu bisa nyanyi karena bakatnya turun dari dia (jabonar sinaga)," ungkapnya bercerita.

Dia tak menyangka jika orang yang disayanginya itu pergi begitu cepat meninggalkan dirinya dan keluarganya. Sebelum ayahnya pergi untuk selamanya, terakhir Momo mengaku kalau ayahnya sempat melakukan komunikasi.

"Kepergian bapak ini membuat saya dan semua kaget. Karena kondisi bapak sendiri terakhir telepon saya cuma tanya kabar, saya pikir ada apa karena sebelumnya dia telepon saya tak angkat lalu saya telepon balik," jelas Momo.

Memang katanya, dia akan memberangkatkan bapak dan ibunya ke Jerusalem dalam rangkaikan wisata iman. Diapun tak menyangka, kalau komunikasi itu adalah komunikasi terakhir.

"Waktu saya telepon balik ternyata dia cuma mau tanyain kabar, mungkin itulah yang terakhir dia nanya kabar," ucapnya terisak.

Seperti diketahui, Jabonar Sinaga, yang tak lain adalah ayah vokalis Band Geisha Narova Morina Sinaga alias Momo Geisha ditemukan meninggal di kediamannya di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Selasa (20/9/2017) malam.

Jabonar mengawali karir menjadi wartawan di Mimbar Umum salah satu koran tertua di Sumatera yang mulai terbit sejak tahun 1945 di Sumatera Utara pada tahun 1976. 

Dari situ, tokoh Pers Riau ini pindah ke Kota Pekanbaru dan bergabung dengan harian pagi Riau Pos pada tahun 1991. 

Dan tahun 1992 hingga dirinya tutup usia akibat serangan jantung. Jabonar dipercaya sebagai Kepala Biro (Kabiro) Perwakilan Riaupos di Indragiri Hulu (Inhu) dan menetap di Inhu.

Bahkan, pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis pada Mei 2014 lalu, Jabonar dianugrahi Piagam Penghargaan atas Pengabdiannya selama 30 tahun di profesi jurnalistik, bersama rekan-rekannya antara lain ; Hotman Simanjuntak, Akmal Famajra, Yaunusar Bakar dan Harmen Milano.

Selain itu, Ia dikenal sebagai Tokoh Masyarakat di kalangan masyarakat Batak yang cukup dihormati di Provinsi Riau saat ini.

Jenazah Almarhum sudah dikebumikan, Jum'at (22/09/17) sekitar pukul 16.00 wib di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Uka Garuda Sakti, Panam, Pekanbaru.

Jabonar Sinaga, menghembuskan nafas terakhir di usia 69 tahun. Beliau meninggalkan 1 orang istri, Tinur Maya Nainggolan dan 5 orang anak, Arfan Sinaga, Frando Sinaga, Fopin Sinaga, Boy Sinaga dan Narova Morina Sinaga atau Momo Geisha serta beberapa orang cucu. [bam]

 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :