Brigadir Doni Heran dan Penasaran

Viral, kisah Polisi di Riau beli & pasangkan baju baru pada orang gila

Penulis : admin | Jumat, 06 Oktober 2017 - 17:29 WIB

Screenshot Akun Instagram Humas Polda Riau | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - ‎Hingga kini, video seorang Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polsek Lirik, Inhu, Riau, yang terlihat menggantikan pakaian kumal yang dikenakan oleh seorang warga yang mengalami gangguan jiwa alias orang gila, yang diunggah oleh Humas Polda Riau di akun Instagram (IG) @humaspolda_riau‎, Rabu (04/10/17) kemarin sudah ditonton sebanyak 8.500 pengguna IG.

‎Ternyata, ada alasan khusus dari Personel Polisi ini sehingga membuatnya mengambil tindakan itu.

‎Hal ini terungkap dari penuturan Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Lirik Aman Aroni, yang tak lain atasan si Polantas itu, kepada Beritariau.com saat dikonfirmasi terkait video itu, Jumat (06/10/17).‎

‎Personel Lantas Polsek Lirik Polres Inhu yang di video itu diketahui bernama Brigadir Doni Malindo. Aman pun menceritakan kisah yang terjadi dari video amatir itu.

‎"Seperti biasa, setelah melaksanakan Apel Pagi di Polsek Lirik Polres Inhu, Brigadir Doni Malindo melaksanakan tugas sebagai Piket BKO Lantas di Simpang Japura," cerita Aman.

Pada saat Piket dan melaksanakan Patroli  tersebut, melintas di pinggir jalan seorang laki-laki yang diperkirakan berumur 36 tahun berjalan kaki dengan berpakaian compang-camping dan kotor.

"Diduga, orang tersebut mengalami gangguan jiwa. Selanjutnya Brigadir Doni Malindo menghampiri orang ersebut dengan cara menghampiri dan memberhentikan Mobil Patroli Lalu Lintas di depannya," kata Aman.

Setelah didekati, sambungnya, orang tersebut menghindar dari mobil Patroli. Melihat orang itu menghindar ketika di dekati dengan mobil dinas, timbul perasaan heran dari Doni.

"Brigadir Doni berpikir, orang tersebut masih bisa diobati karena masih ada rasa hormat atau respect-nya menghindari ketika ada kendaraan yg mendekatinya," ungkap Aman.

Brigadir Doni pun penasaran dan turun dari kendaraannya. Ia berupaya mengajaknya berkomunikasi. Akan tetapi, orang tersebut tidak mau bicara. Rasa iba dan kasihan Brigadir Doni pun muncul.

"Melihat pakaiannya sudah compang-camping dan kumal, tergerak hati Brigadir Doni untuk memberikan bantuan pakaian," lanjut Aman.

Sepasang pakaian, celana dan baju pun dibeli Doni dari Pasar Lirik. Lalu diberikan serta dipakaikan secara langsung oleh Doni kepada orang tersebut.

Pakaian bekas orang tersebut diambil dan dibuang karena memang sudah tak layak lagi. Bahkan, Doni pun membelikan makanan untuk orang tersebut.

Seperti diketahui, dalam video berdurasi 1 menit ‎itu, dengan berseragam lengkap dan dibantu dua orang warga, seorang Polisi tampak mengganti pakaian lusuh dan robek yang dikenakan penderita gangguan jiwa berambut gondrong itu.

Satu per satu, pakaiannya dilucuti oleh Polisi itu kemudian diganti dengan yang bersih. Mulai dari celana lalu baju. 

Menariknya, si penderita gangguan jiwa ini tampaknya tak keberatan‎. Ia malah terlihat asyik menggenggam sesuatu di tangannya. Ekspresinya pun sepintas tampak kosong.

Kejadian ini sepertinya diabadikan tanpa sengaja. Bahkan, anggota Polisi itu pun seakan tak tahu tindakannya itu di rekam oleh seseorang.

Dari video itu terlihat, lokasinya di sebuah Loket Penjualan Tiket Bus di kawasan Jalan Lintas Timur di Lirik, Inhu.

Komentar pujian pun‎ muncul merespon video ini.

"Salutt pakk..sip deh," tulis pemilik akun @hermansyah_lh. "Subhanallah‎," tulis @tarivanesya.

Pemilik akun @erwadsutrizal pun mengirimkan kata hormatnya, "respect", sambil melampirkan 4 tanda jempol.‎

‎Plt Kapolsek Lirik Iptu Aman Aroni yang dihubungi Beritariau.com, Kamis (05/10/17) malam, awalnya tak tahu bahwa video aksi anak buahnya itu sudah ditonton oleh ribuan orang.‎

‎"Mari sama-sama peduli dan berbuat kebajikan terhadap sesama yang ada di lingkungan kita yang membutuhkan perhatian dan bantuan, baik moril maupun material dengan ikhlas," tutup Aman dalam pesan Kamtibmasnya atas kejadian ini.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo juga turut mengapresiasi apa yang dilakukan Doni. Menurutnya, sikap Doni ini, bisa jadi inspirasi bagi masyarakat lainnya.

"Doni menunjukkan dirinya sebagai seorang Bhayangkara yang tak diam ketika melihat sesuatu hal yang membutuhkan respon dan sikap darinya. Kita harap, apa yang dilakukannya ini, dapat dilihat dan ditiru oleh masyarakat," ungkap Mantan Kapolres Pelalawan ini. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :