30 Unit Mobil Sudah Diserahkan

Ops! 11 Mobil Dinas belum dikembalikan, Sekwan: Dewan terima tunjangan transportasi Rp17 juta

Penulis : admin | Senin, 09 Oktober 2017 - 19:15 WIB

MOBIL DINAS - Salah Satu Mobil Dinas Yang Dikembalikan Anggota DPRD Pekanbaru terparkir di Halaman Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru | Beritariau.com2017

Beritariau.com Pekanbaru - Memasuki pekan kedua di Bulan Oktober 2017 saat ini, sudah 30 unit Mobil Dinas (Mobnas) dikembalikan oleh anggota dewan melalui Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru. Meski begitu, beberapa diantaranya masih dalam proses.

Kabag Umum Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru Dedi, mengatakan, dari 30 unit yang dikembalikan, 10 unit diantaranya dipulangkan ke Sekretariat Pemko Pekanbaru.

"Masih ada 11 unit mobil dinas yang  belum dikembalikan anggota DPRD Kota Pekanbaru," ucap Dedi, kepada beritariau.com Senin (09/10/17).

Sisa 11 unit lagi katanya masih dalam proses pengembalian. Pihaknya masih tetap menunggu hingga ada inisiatif dari anggota dewan untuk mengembalikan.

Sebagaimana diketahui, pengembalian mobil dinas ini buntut dari pengesahan Ranperda Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Pekanbaru. 

Merujuk ke Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, take home pay yang diterima para wakil rakyat naik hingga dua kali lipat dari angka yang diterima saat ini.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru menerima gaji dan tunjangan dengan nilai total Rp 63,56 juta setiap bulan. Total itu termasuk didalamnya tunjangan transportasi yang nilai nya bervariatif antara Rp10-20 juta per bulan tergantung kemampuan keuangan daerah.

Terkait pencairan uang transportasi anggota dewan, Sekretaris DPRD Pekanbaru Ahmad Yani mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil verifikasi APBD-P Pekanbaru 2017 dari Gubernur Riau. 

Meski pembayaran uang transportasi sudah bisa berlaku sejak Agustus lalu, namun  pencairan uang transportasi baru bisa dilakukan setelah APBD-P ketok palu.

"Walau sudah ketok palu, tapi masih menunggu hasil verifikasi Gubri, kalau ini selesai maka segera kita bayarkan. Untuk jumlahnya sendiri sekitar 17 juta rupiah, tapi nanti dipotong pajak, jadi dewan menerima Rp 15 juta lebih gitu lah," tutupnya. [bam]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :