Kesal Dimintai Uang Usai Bercinta

BeeTalk & Gelang, dua fakta pembunuhan Ibu tiri vokalis The Rain

Penulis : admin | Selasa, 10 Oktober 2017 - 18:12 WIB

Jasad Cici Anisa (33), Ibu Tiri Vokalis The Rain yang ditemukan tewas di kamar Paus Parma Hotel. Dia diduga dibunuh dengan kepalanya ada darah akibat kekerasan benda tumpul | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian akhirnya membekuk pelaku pembunuhan Cici Anisa (33), wanita yang ditemukan tewas di Kamar 137 Hotel Parma Paus Jalan Paus Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai, pada 17 September 2017 silam.

Cici merupakan mantan ibu tiri dari Indra, vokalis group band The Rain, sebagaimana yang pernah diutarakannya di ‎media elektronik beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto mengatakan, pelaku bernama Ahmad Faisal Hanafi alias AFH (20) ditangkap setelah polisi mendapatkan salah satu petunjuk dari gelang yang tertinggal di kamar hotel, tempat mayat Cici ditemukan.

"Gelang yang ditemukan di kamar hotel itu ternyata milik pelaku. Itu diketahui dari hasil cek CCTV hotel. Kemudian, petugas mendapatkan ciri-ciri pelaku," ucap Bimo, Selasa (10/10/17).

Dari beberapa barang bukti dan keterangan saksi, polisi mendapatkan petunjuk identitas tersangka. Salah satunya gelang milik Faisal yang tertinggal di kamar hotel itu.

Usai melakukan aksinya, Faisal melarikan diri selama beberapa pekan, dan akhirnya ditangkap saat bersembunyi di kampung halamannya Dusun Kangkungan Desa Kemantren, Mojokerto, Jumat (06/10/17) malam.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti selembar baju lengan panjang, sehelai celana panjang warna hitam, satu unit handphone Asus warna hitam dan satu unit handphone Samsung warna hitam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Ahmad mengaku bekerja sebagai tukang servis alat pendingin udara di Kantor Walikota Pekanbaru di Tenayan Raya yang sedang dibangun.

Ia berasal dari Mojokerto Jawa Timur dan bekerja di Pekanbaru sekitar dua bulan bersama temannya.

Perkenalannya dengan Cici, melalui aplikasi jejaring sosial 'BeeTalk'. Dari percakapan via Bee Talk inilah Ia membuat janji bersama Cici di kamar hotel.

Jumat (15/10/17) malam itu, Ia berhubungan badan dengan Cici. Dalam pengakuannya, Ia mengira Cici suka padanya.

Ternyata, usai bercinta, Cici meminta uang kepadanya sebesar Rp500 ribu. Inilah yang membuatnya kesal. Lalu menghabisi nyawa Cici seketika itu.

Dalam penangkapan Ahmad, Polisi juga menyita meja kayu yang digunakan Faisal untuk memukul kepala korban hingga tewas.

"Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 340 juncto 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup," pungkas Bimo. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :