KejInspirasi Karakter & Budaya Melayu

Kejutan iven Siak Bermadah: Siak Satu Tak Terganti

Penulis : admin | Rabu, 11 Oktober 2017 - 20:17 WIB

SIAK BERMADAH - Bupati Siak Drs Syamsuar Msi Saat Pembukaan Iven Festival Siak Bermadah, Selasa 11 Oktober 2017 | Humas Pemkbak Siak

Beritariau.com, Siak - Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi menghadiri sekaligus membuka secara resmi iven Festival Siak Bermadah di tahun ke-15 yang digelar di depan Halaman Tengku Maharatu Tepian Sungai Jantan, Selasa (10/10/17).

Dengan mengangkat tema 'Kembangkan Adat Budaya, Untuk Mengangkat Marwah Negeri', Syamsuar mengatakan, Festival Siak Bermadah sangat sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Siak Tahun 2016-2021 yang diusung Pemerintah Siak pada periode lima tahun kepemimpinan Syamsuar yang kedua ini.

Yaitu 'Terwujudnya Kabupaten Siak Yang Maju dan Sejahtera Dalam Lingkungan Masyarakat Yang Agamis dan Berbudaya Melayu serta Menjadikan Kabupaten Siak Sebagai Tujuan Pariwisata di Sumatera'.

"Melalui tema tersebut, sungguh tidak berlebihan jika Festival Siak Bermadah juga merupakan kerangka pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Siak. Penerapan nilai seni, adat dan budaya melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menginspirasi masyarakat agar berkarakter sesuai dengan adat budaya Melayu," ujar Syamsuar.

Ia menyebutkan, Festival Siak Bermadah, merupakan ajang apresiasi kesenian dan kebudayaan masyarakat Melayu di Kabupaten Siak.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengevaluasi pembinaan kesenian dan kebudayaan daerah yang dikembangkan melalui komunitas seni dan sanggar-sanggar di ceruk-ceruk kampung.

Sekaligus menghidupkan UKM masyarakat yang bergerak dalam bidang produksi aneka instrumen seni budaya serta peralatan terkait adat istiadat masyarakat Siak, yang kental dengan nilai-nilai Melayu nan religius.

Namun seiring waktu, tujuan pelaksanaan Festival Siak Bermadah tersebut terus berkembang, melampaui tujuan pokok yang dicanangkan diawal-awal pelaksanaannya.

"Karenanya keberadaan iven ini sekaligus menjadi sarana yang efektif untuk mengedukasi masyarakat, agar semakin kokoh pendiriannya untuk hidup dengan nilai-nilai falsafah sebagai orang Melayu," ungkap Syamsuar.

Festival Siak Bermadah ini, ucap Syamsuar, bahkan telah menjelma menjadi salah satu iven pariwisata unggulan di Siak.

Hal tersebut dikarenakan kehadiran para peserta dan utusan yang berdatangan dari dalam dan luar negeri, turut mengundang antusiasme masyarakat luas untuk berkunjung menikmati rangkaian kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari.

Sembari menikmati suasana Kota Siak Sri Indrapura yang memiliki banyak peninggalan warisan sejarah, serta objek wisata religius dan alamnya yang amat khas.

"Ini tentu menjadi kabar gembira,  karena dengan begitu visi dan misi dalam mengembangkan dan mempertahankan budaya melayu berhasil.  Apalagi Siak akan dijadikan kota pusaka dunia atau World Heritage. Ini seperti sumpah Hangtuah Bahwa Takkan Melayu Hilang di Bumi," sebut Bupati Siak Dua Periode tersebut.

Hari ini, kata Syamsuar, Festival Siak Bermadah tak lagi sekedar menjadi ajang evaluasi pembinaan seni budaya semata, atau hanya menjadi stimulan bagi tumbuhnya UKM produk-produk kebudayaan di Siak.

Namun lebih dari itu, helat ini telah menjadi wajah kebudayaan kita masyarakat Melayu yang amat kaya dengan adat istiadatnya.

Usai sambutan, Bupati bersama Wakil Bupati Drs Alfedri Msi dan Sekretaris Daerah T Said Hamzah, langsung memberikan cinderamata kepada seluruh peserta.

Para tamu undangan pun di suguhi beragam tarian kreasi melayu yang dibawakan oleh sejumlah sanggar yang ada di Siak dan Kabupaten lain. 

Untuk diketahui, Festival Siak Bermadah didahului dengan Helat Pawai Budaya yang dilepas oleh Wakil Bupati pada Selasa (10/10/17) sore.

Sementara untuk Festival Tari Zapin akan dilangsungkan selama tiga hari dimana puncak pengumuman pemenang akan digelar pada Kamis (12/10/17) malam.

Tidak hanya tarian dan Pawai Budaya, pada malam pembukaan Festival, Komunitas Film Siak juga memberikan kejutan kepada Bupati berupa Film Dokumenter Pendek tentang pembangunan dan geliat ekonomi yang mereka beri tajuk 'Siak Satu Tak Terganti'. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :