Lihat kedua orangtuanya dibunuh, dua anak ini jadi saksi bisu

Penulis : admin | Minggu, 15 Oktober 2017 - 22:13 WIB

ilustrasi

Beritariau.com, Inhu - Fakta menyedihkan terkuak dari kasus pembunuhan pasangan suami istri yang berdomisili di Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ali Subhan (46) dan istrinya Sarifah Aini (26, yang ditemukan tewas, Jumat (13/10/17) lalu.

Dua anak korban yang melihat orang tuanya dibunuh secara sadis dengan senjata tajam tak dapat memberikan keterangan atau petunjuk.

Sebab, anak korban yang  pertama berusia 5 tahun dan mengalami tuna wicara, sedangkan anak kedua masih berusia 2 tahun dan belum bisa berbicara. Saat ini petugas Reskrim masih berada di lapangan mencari pelaku pembunuhan itu.

Sedangkan kedua anak korban dalam perlindungan kepolisian.

"Pelakunya masih dalam penyelidikan, namun sudah ada yang dicurigai," ujar Kapolres Indragiri Hulu AKBP Arif Bastari kepada Beritariau.com, Minggu, (15/10/17).

Kedua korban mengalami luka robek di bagian kepala, akibat tebasan senjata tajam dari pelaku yang belum diketahui identitasnya.

"Sejumlah anggota Satuan Reskrim Polres Inhu masih bekerja melakukan penyelidikan. Termasuk Kasat Reskrim ikut serta di lapangan," jelasnya.

Arif menjelaskan, peristiwa itu diketahui ketika seorang warga bernama Sevi (56) mendapat informasi bahwa di rumah korban ramai orang. Mereka melihat Sarifah meninggal dunia diduga dibunuh dengan luka bacok.

"Selanjutnya saksi (Sevi) menuju rumah korban dan melihat korban Syarifah dalam kondisi tidak bernyawa. Lalu, Sevi bersama perangkat desa melapor ke Polsek Batangcenaku," ucap Arif.

Namun suami korban yakni Ali Subhan tidak diketahui keberadaannya. Warga curiga dan mencari keberadaan suami Syarifah. Tak jauh dari rumah korban, jenazah Subhan ditemukan di perkebunan.

"Kedua pasutri itu ditemukan meninggal di tempat berbeda. Sang ‎istri di rumahnya, dengan leher luka bacok, sedangkan suaminya ditemukan di jalan perkebunan," ucap Arif. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :