Korban Kabur Berhasil Kabur

Biadab! Pria ini perkosa putri kandungnya selama 3 tahun

Penulis : admin | Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:45 WIB

ilustrasi

Beritariau.com, Rohul - REL (39), warga di salah satu Desa di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terpaksa meringkuk dalam sel. Nafsu bejat menguasai dirinya yang membuatnya terpaksa harus tidur dibalik jeruji besi itu.

Pasalnya, Ia memperkosa secara paksa putri kandungnya sendiri. Bahkan, korban sampai lupa sudah berapa kali dipaksa berhubungan badan oleh ayahnya, sejak tahun 2014 silam.

Saking biadabnya, hal terlarang itu dilakukannya setiap 3 hingga 4 kali dalam seminggu.

Ia juga mengancam membunuh putrinya itu jika tidak mau melayani hawa nafsu bejat. Perbuatan itu dilakukan pelaku terhadap korban di rumah mereka, salah satu desa di Kabupaten Rokan Hulu.

"Pelaku sudah ditangkap. Awal kasus ini terjadi, pada tahun 2014, korban sedang mencuci piring di rumah. Tiba-tiba pelaku memanggil anaknya dan minta tolong dipijit kepalanya," kata Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto kepada Beritariau.com Selasa (17/10/17).

Saat dipijit anak, pelaku malah merasa terangsang hingga dia juga memijit bagian terlarang anaknya. Spontan korban sempat melawan, namun pelaku malah semakin menjadi-jadi dam merebahkan tubuh anaknya hingga dipaksa untuk berbuat tak senonoh tersebut.

Tak sampai disitu, keesokan harinya REL ketagihan. Dia selalu memaksa korban berhubungan badan 3 hingga 4 kali dalam seminggu.

"Terakhir kali pelaku melakukannya pada 30 September 2017 lalu, kemudian mau melakukan lagi, tapi korban tidak mau,” kata Yusup.

Lama kelamaan, korban merasa takut dan tidak tahan akan perlakuan bejat ayahnya tersebut. Dia pun kabur dari rumah menuju rumah saudaranya di Padang Lawas.

Setiba di sana, korban menghubungi ibunya tentang keberadaannya, dan menceritakan kejadian itu. Korban mengadukan hal itu kepada ibunya, sambil meminta sang ibu untuk melapor ke polisi.

Ibu korban kaget mendengar pengakuan anaknya. Terlebih perbuatan itu sudah bertahun-tahun dialami anak gadisnya. Sang ibu pun langsung pergi meninggalkan ayah bejat itu dari rumah menuju tempat korban. Kemudian, mereka melapor ke polisi.

"Korban bersama keluarga dan ibunya melaporkan kejadian itu, kemudian pelaku berhasil ditangkap, dan dijerat Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,” pungkas Yusup. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :