Segera Diadili

Ditangkap Bareskrim, Pendiri Saracen dijebloskan Jaksa ke sel tahanan Pekanbaru

Penulis : admin | Selasa, 17 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Screenshoot Jaringan Kelompok Saracen | Tribunnews

Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri akhirnya melimpahkan satu orang Jaringan Kelompok Saracen, tersangka dugaan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo melalui sosial media berinisial MAH ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.

MAH pun langsung dijebloskan ke sel tahanan oleh Kejaksaan. Ia merupakan anggota kelompok Saracen, yang beroperasi di dunia maya bersama pelaku lainnya untuk melakukan ujaran kebencian.

MAH, sebelumnya ditangkap polisi pada Rabu 30 Agustus 2017 lalu. Penangkapan dilakukan tim Bareskrim di rumahnya Jalan Bawal Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, Riau.

Proses pelimpahan atau Tahap II ini diterima oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Pekanbaru Yusuf Ibrahim.

Usai menjalani proses administrasi, kata Yusuf, tersangka MAH langsung ditahan di Rutan Sialang Bungkuk, Kota Pekanbaru menunggu jadwal persidangan.

"Hari ini merupakan pelimpahan perkara dari Mabes Polri terhadap tersangka uajaran kebencian, inisial MAH. Tersangka ditahan sejak hari ini sampai 20 hari ke depan,” kata Yusuf, di ruang kerjanya, Selasa (17/10/17).

MAH dijerat pasal 28 ayat 2 Juncto pasal 45 ayat 2 Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, atau kedua pasal 16 junto pasal 4 huruf b angka 1 UU RI nomor 40 tahun 2008, atau ketiga pasal 156 KUHP atau keempat pasal 207 KUHP.

Sementara untuk tersangka lainnya berisinial Jas yang juga warga Pekanbaru tersebut, berkas perkaranya masih dalam proses kelengkapan di Mabes Polri.

"Masih proses untuk Tahap II, sesuai prosedurnya," kata Yusuf.

Pantau di Kejaksaan Negeri, setelah proses selesai, tersangka MAH langsung dimasukkan ke mobil Avanza, sekitar pukul 13.50 wib, kemudian dibawa ke Rutan Sialang Bungkuk menjalani penahanan.

MAH sendiri disebut-sebut sebagai pendiri grup Saracen dimedia sosial Facebook.

Ini dilakukan yang bersangkutan di rumahnya, Jalan Bawal Kelurahan Wonorejo Kota Pekanbaru.

Namun, pentolan mereka adalah pelaku lainnya, yakni Jas.

Jas ditangkap Bareskrim saat dirinya sedang berada di rumah kontrakannya, di Pekanbaru. Di rumah itu pula, Jas diduga melancarkan aksinya melalui komputer untuk menjatuhkan harkat dan martabat seseorang dari postingan media sosial.

Nama group sosial media Saracen naik ke publik setelah mereka diduga menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berbau SARA.

Dalam perkara ini, ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :