Dikapak, istri di Kampar ini tewas di tangan suaminya

Penulis : user | Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:11 WIB

Ilustrasi (merdeka.com)

Beritariau.com, Pekanbaru - Cekcok rumah tangga sering dibilang wajar saja terjadi. Namun di dunia yang tambah parah ini itu tak bisa saja dibiarkan apabila sudah ada kekerasan di dalamnya.

Oleh karena itu lahirlah pasal Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Akan tetapi sekarang ini parahnya kekerasan itu sampai dengan menghilangkan nyawa orang yang disayanginya.

Seperti yang terrjadi pada Kamis (19/10/2017) sekitar pukul 08.30 WIB di Afdeling I PT. Padasa Enam Utama Dusun IV Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kampar Riau. Seorang suami diduga melakukan KDRT dengan melayangkan kapak kepada istrinya hingga mengakibatkan meninggal dunia.

Korban perempuan SA (35) dan pelaku laki-laki SR (41) yang merupakan buruh di Afdelinhg I PT. Padasa Enam Utama sekaligus tinggal di sana.

Kejadian itu diketahui setelah saksi pelapor laki-laki ST (44), karyawan perusahaan dipanggil ke kantornya. Dia diberitahu bahwa korban yang merupakan adik iparnya dikapak kepalanya oleh suaminya berdasarkan pengakuan pelaku kepada saksi lain DA (45).

Kemudian pelapor pergi ke klinik PT. Padasa untuk melihat kondisi korban yang ternyata sudah meninggal dunia. Atas kejadian itu pelapor bersama staf PT. Padasa membuat laporan ke Polsek XIII Koto Kampar guna pengusutan lebih lanjut.

"Polsek XIII Koto Kampar lalu menjemput pelaku yang sudah diamankan oleh petugas keamanan Afdeling I PT. Padasa Enam Utama Dusun IV Desa Muara Takus," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Kamis (19/10/2017).

Kepolisian juga datang ke klinik dan lokasi rumah pelaku dan korban. Dari sana polisi mengamankan barang bukti kapak warna silver, baju korban yang berlumuran darah, celana korban warna coklat, dan sebuah topi milik korban.

"Usai terima laporan, polisi cek tempat kejadian perkara, mencatat dan memeriksa saksi. Kepolisian juga sudah menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti," ujar kabid humas.

Saat ini masih dalam penyidikan apa motif sang suami higgga tega mengkapak istrinya tersebut.[bas]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :