Stres, Pria ini aniaya anak & istrinya dengan kapak

Penulis : admin | Minggu, 29 Oktober 2017 - 22:38 WIB

ilustrasi

Beritariau.com, Inhil - Stres, mampu merubah perilaku kejiawan seseorang hingga tak mengenali diri dan lingkungannya. Seperti terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Seorang pria paruh baya yang merupakan kepala rumah tangga, warga Jalan Cermai Kampung Serong Desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah, Inhil, terpaksa diamankan petugas lantaran menganiaya istri dan anaknya sendiri.

Sop, pria berusia 52 tahun ini menyerang istrinya, Jusniar (57) dan anaknya, Neli (23), dengan kapak dan linggis di rumahnya sendiri.

"Pelaku melakukan penganiayaan terhadap anak dan istrinya dengan kapak dan linggis. Akibatnya, kedua korban mengalami luka serius di bagian kepala. Pelaku sudah diamankan Polsek Tanah Merah," ujar Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, Minggu (29/10/17) malam.

Dolifar menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/10/17) kemarin usai salat Magrib.

Ketika itu, Sop dan istrinya Jusniar serta anaknya Neli, makan bersama di rumah mereka. Selesai makan malam Neli, kemudian masuk ke dalam kamarnya sedangkan Sop dan Jusniar pergi ke dapur.

"Namun  tidak lama kemudian, Neli mendengar suara ibunya meminta tolong. Neli pergi ke dapur dan melihat ayahnya sedang memukul kepala ibunya dengan kapak dan linggis," kata Dolifar.

Pada saat itu terlihat bola mata bapaknya bergerak liar. Neli mencoba menolong ibunya, tapi Neli juga terkena sabetan kapak pada bagian pipi sebelah kiri.

Spontan, Neli pun berteriak minta tolong. Mendengar suara teriakan tersebut, tetangga mereka langsung datang dan masuk ke rumah.

Melihat warga ramai yang datang, Sop langsung kabur melarikan diri melewati pintu belakang.  Kemudian warga mengejar dan menyerahkan Sop ke Polsek Tanah Merah.

Sedangkan Jusniar dan Neli dibawa ke Puskesmas Tanah Merah untuk perawatan medis.

"Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat di sekitar rumah tersangka, diketahui bahwa ternyata tersangka mengalami gangguan kejiwaan selama lebih 1 tahun belakangan," jelas Dolifar.

Bahkan, tersangka juga pernah meminum racun serangga jenis cairan baygon paa sekitar 2 bulan yang lalu, namun jiwanya dapat diselamatkan. Bahkan, penyakit kejiwaan tersangka semakin hari semakin parah.

"Saat ini, tersangka masih diamankan di Polsek Tanah Merah, untuk menunggu observasi kejiwaan yang dilakukan petugas kepolisian bersama tim dari Rumah Sakit," pungkas Dolifar.‎ [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :