Keluarga Mengira Korban Lakalantas

Diserang, seorang Pelajar di Dumai tewas, rekannya kritis

Penulis : admin | Senin, 30 Oktober 2017 - 01:42 WIB

ilustrasi

Beritariau.com, Dumai - Tiga orang pelajar di Kota Dumai, Sabtu (28/10/17) kemarin malam, diserang sekelompok remaja. Satu orang tewas dan satu lainnya dilaporkan sedang dalam kondisi koma. Seorang lagi beruntung selamat.

Korban tewas benama Rian Pratama (16). Rekannya bernama Yoga (16) masih dalam kondisi kritis dan dirujuk ke Rumah Sakit di Kota Pekanbaru. Korban selamat bernama Zendri Mulia (16).

Awalnya, kasus ini sempat dikira sebagai Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas).

Dari hasil penyelidikan kepolisian, akhirnya, dua orang pelaku berhasil ditangkap.

"Dua orang berhasil ditangkap. Awalnya, kejadian ini diduga kecelakaan lalu lintas. Setelah diselidiki, dan pengakuan rekan korban mengatakan, mereka diserang dari atas sepeda motor," ungkapnya Kapolres Dumai AKBP Restika Nainggolan kepada Beritariau.com, Minggu (29/10/17) malam.

Restika pun menuturkan keterangan dari korban yang selamat bernama Zendri.

Kejadian bermula ketika para korban mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Sukarno Hatta tepatnya di depan Danau Bunga Tujuh Kelurahan Bukit Batrem, Dumai Timur, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.30 wib.

Tiba-tiba, mereka diserang kelompok remaja lainnya yang juga mengendarai sepeda motor.

Mereka diserempet. Stang sepeda motor mereka ditendang hingga akhirnya jatuh. Tak sampai disitu, setelah jatuh, para pelaku kemudian memukuli para korban lalu kabur secepat kilat.

Akibatnya, korban bernama Rian tak sadarkan diri.

Sesaat kemudian, warga yang melintasi kawasan itu melihat dan berinisiatif mengantarkan para korban ke rumah sakit..

Sayang, nyawa Rian tak tertolong lagi. Sore harinya sekitar pukul 16.00 wib, Ia menghembuskan nafas terakhir.

Sedangkan Yoga terpaksa dirujuk ke Pekanbaru dan mengalami koma. Zendri sendiri, akhirnya diperbolehkan pulang oleh pihak Rumah Sakit setempat karena tak menderita luka serius.

Awalnya, orang tua Rian mengira anaknya itu jadi korban Lakalantas. Setelah dijelaskan oleh Zendri, akhirnya, pihak keluarga melapor ke kantor polisi setempat.

Atas laporan itu, Tim Opsnal Polsek Dumai Timur langsung mengejar para pelaku.

Dua pelaku berhasil diringkus dirumahnya masing-masing dan diamankan di Mapolsek Dumai Timur.

Keduanya, yaitu YS (18), warga Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai dan RS (17), warga Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Dumai Selatan.

"Pelaku melakukan tindak pidana melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan luka berat dan meninggal dunia sebagaimana dimaksud dalam pasal  80 ayat (1), (2) dan (3) jo 76 C UU RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI No.  23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak," kata Restika. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :