TNI AL Dumai kepung & tembaki kapal penyelundup

Penulis : admin | Selasa, 07 November 2017 - 19:33 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com Siak - Tim Gabungan WFQR Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) yang terdiri dari Koarmabar, Guskamla, Lantamal I, Lantamal IV dan Lanal Dumai akhirnya berhasil menangkap dua buah Speed Boat pembawa minuman keras dan Rokok di perairan Sungai Siak Kecil, Kabupaten Siak.

"Keberhasilan penangkapan dua buah Speed Boat pembawa barang Ilegal tersebut bermula dengan adanya informasi awal tentang adanya Speed Boat yang sedang memuat barang ilegal di pelabuhan Jurong Port Singapura," ujar Kolonel Yose Aldino, Selasa (7/11/17).

Selanjutnya Tim berkoordinasi dengan Intelijen Armabar, Guskamla, Lantamal I dan Lantamal IV. Kemudian dibuat analisa Target, dan rencana penyekatan di beberapa titik yg dimungkinkan akan menjadi jalur masuk Speed tersebut.

Kemudian dilakukan penyekatan yaitu Tim Lanal Dumai menggunakan 3 Patkamla (Patkamla Jemur, Patkamla Buser dan Patkamla Selat Panjang melaksanakan penyekatan di alur perairan sungai Siak Besar dan sungai Siak Kecil serta di perairan Tembilahan. 

Unsur Guskamlabar mengerahkan KRI Wiratno melaksanakan penyekatan di Muara sungai Tembilahan, Tim Lantamal IV melaksanakan pencegatan di Selat Riau dengan menggunakan KAL Marapas, Tim Lanal Batam dengan menggunakan Combat Boat melaksanakan penyekatan di perairan Pulau Nipah.

Pada Minggu (5/11:17)), pukul 16.30 WIB seluruh unsur Patroli Keamanan Laut (Patkamla) telah stand by di wilayah perairan yang diduga akan dilintasi oleh Speed Boat pembawa barang Ilegal, serta membagi kekuatan menjadi dua, yaitu Tim Darat dan Tim Laut.

Pada Senin (6/11/17), sekitar pukul 01. 10 WIB diperoleh informasi dari Tim darat bahwa di wilayah perairan sungai Siak kecil terdapat pergerakan yang mencurigakan, selanjutnya 2 unsur cepat yaitu Patkamla Buser dan Patkamla Medan melaksanakan pengejaran terhadap sasaran.

Kemudian TNI AL mengejar dua buah Speed Boat yang berjalan beriringan depan belakang. Pada saat itu pelaku menyadari bahwa ada kapal patroli Lanal Dumai mengejar mereka, selanjutnya Speed Boat yang berada di depan segera menambah kecepatan kemudian lari masuk ke arah hulu sungai Siak Kecil. 

"Speed Boat yang kedua karena bergerak dengan menggunakan 1 mesin untuk mengurangi suara dan pola senyap terlambat menambah kecepatan dan gugup karena patroli lanal Dumai langsung membuka tembakan secara beruntun," kata Yose.

Akhirnya Speed Boat yang kedua disosorkan oleh pelaku ke tepi sungai Siak Kecil di antara pohon-pohon nipah, untuk selanjutnya tekong dan 2 ABK, dilihat secara silhouette, lompat masuk ke rawa-rawa pohon nipah.

Setelah dilakukan pengejaran terhadap pelaku, petugas tidak berhasil menemukan pelaku tersebut dan kehilangan jejak. Namun, Speed Boat berhasil diamankan beserta muatan dibawa menuju ke Posal Bengkalis dan dikawal oleh Patkamla Medan.

Untuk 1 truk box juga diamankan karena diduga kuat akan dijadikan sarana untuk mengangkut barang ilegal tersebut. Lolosnya satu buah Speed Boat yang masuk menuju ke hulu sungai Siak Kecil kemudian dilakukan pencarian dan pengejaran oleh unsur Patkamla Buser.

"Lalu pada pukul 06.15 WIB Speed Kedua telah berhasil ditemukan dan ditangkap di wilayah perairan Sungai Siak, tepatnya di jembatan Siak 4 dalam kondisi kandas duduk di atas rumput sungai Siak Kecil dengan muatan berupa rokok, tanpa ABK atau Crew, diduga crew sudah kabur ke darat," jelasnya.

Keberhasilan Tim dalam melaksanakan penangkapan terhadap kedua Speed Boat tersebut berkat kerjasama dan kerja keras dari seluruh personel yang terlibat dalam Tim gabungan. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :