Raut sedih Wakapolresta Pekanbaru lihat derita bayi Hayfah

Penulis : admin | Minggu, 12 November 2017 - 23:03 WIB

MENJENGUK - Wakil Kepala Polresta (Wakapolresta) Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata, tak kuasa menahan kesedihannya saat melihat Hayfah Alesha (2) terbujur di tempat tidur | Istimewa

Beritariau.com Pekanbaru - Wakil Kepala Polresta (Wakapolresta) Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata, tak kuasa menahan kesedihannya saat melihat Hayfah Alesha (2) terbujur di tempat tidur akibat penyakit yang diderita anak perempuan tersebut.

Disela kesibukannya sebagai pengayom masyarakat, mantan Kapolres Kampar ini menyempatkan diri menjenguk balita malang kelahiran Dumai 23 Oktober 2015 yang lahir 2 tahun yang lalu.

Sesekali, tangan Edy tampak mengelus badan bocah yang terbujur lemah ditempat tidur sambil menatap balita malang tersebut. Dia mengaku sedih melihat kondisi bocah anak dari pasangan Masrono dan Siska itu.

Dalam kesempatannya, Edy memberikan bantuan kepada balita yang terkena tumor pada kedua bola matanya. Bantuan itu, langsung diserahkan melalui Masrono, ayah dari Hayfah.

"Semoga kehadiran kita dapat sedikit membantu biaya berobatnya dan bisa meringankan beban keluarga. Mudah-mudahan keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam cobaan ini," kata Edy, saat memberikan bantuan.

Sebagaimana diketahui, Hayfah Alesha (2) anak dari pasangan Masrono dan Siska ini, menderita penyakit aneh. Penyakit yang diderita ini berawal dari munculnya penyakit Leukimia (AML) setelah dirawat di Rumah sakit. 

Penyakit yang diderita oleh bocah itu, mendadak viral di jejaring sosial Facebook setelah akun 'Ghofur Muhammad Nur' melakukan posting-an di laman Facebook nya, Kamis (09/11/17).

Menurut keterangan dokter, Hayfah Alesha, divonis terkena penyakit suspected retinoblastoma. Hasil diagnosa dokter tersebut merekomendasikan agar Hayfah melakukan kemoterapi.

Namun, pihak keluarga tidak mengizinkan untuk dilakukan kemoterapi dengan alasan, kondisi tubuh Hayfah semakin kurus dan belum stabil untuk dilakukan kemoterapi.

Keluarga memutuskan untuk merawat bocah malang tersebut dirawat di rumah. Saat ini Hayfah hanya diberikan obat herbal 4life yang harganya cukup mahal. Inilah yang menjadi kendala keluarga untuk membeli biaya obat-obatan itu. [bam]

 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :