Tikam warga & serang Polisi, penderita gangguan jiwa di Inhil ditembak

Penulis : admin | Senin, 20 November 2017 - 19:18 WIB

ilustrasi

Beritariau.com, Inhil - Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa, warga ‎Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terpaksa ditembak polisi lantaran menikam sesama warga bernama Herianto (37).

Abdul Rahman alias Aman, penderita gangguan jiwa itu menyerang Herianto secara mendadak. Selain Herianto, Ia juga menyerang anggota Polisi yang berusaha mengamankannya.

"Saat mau diamankan polisi dengan bujukan, dia kembali mengamuk dan menyerang polisi dengan senjata tajam. ‎Dia juga menyerang warga sekitar, yang ikut membujuknya," ujar Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, kepada Beritariau.com, Senin (20/11/17) pagi.‎

Peristiwa itu berawal pada Minggu (19/11) pagi sekitar pukul 07.15 wib. Aman diketahui keluar dari rumahnya dengan menyelipkan sebilah pisau dapur di pinggangnya.

Pagi itu, Herianto, berencana membeli sarapan bersama anaknya. ‎Saat berpapasan, pelaku Aman meludahi anak Herianto. Hal itu membuat Herianto tak senang dan menegur Aman. Namun bukannya minta maaf, Aman malah memukul Herianto.

Tak tinggal diam, Herianto pun melawan. Lalu Aman mencabut senjata tajam dari pinggangnya, dan langsung menusuk Herianto.

Sehingga Herianto mengalami luka tusuk di tiga tempat, di bawah dada kiri, lengan sebelah kanan dan telapak tangan sebelah kanan.

Mendapat informasi tentang keributan di pagi hari tersebut, Kapolsek Tembilahan Iptu Zulhendra, segera memerintahkan personel Polsek  yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Bripka Deni Alma Saputra, mendatangi lokasi kejadian.

"Bersama masyarakat yang sudah ramai berdatangan, petugas melakukan upaya persuasif dan mencoba membujuk pelaku. Tapi pelaku tak menanggapi upaya itu dan terus mengamuk dan melakukan perlawanan," ucap Dolifar.

Berbagai bujukan tak diindahkan oleh Aman yang bersenjatakan pisau dan kayu. Dia terus mengamuk dan membahayakan masyarakat dan sempat melukai seorang warga.

Akhirnya Ia dilumpuhkan dengan tembakan sebanyak 1 kali ke arah kakinya.

"Pelaku dan korban Herianto dievakuasi ke RSUD Puri Husada Tembilahan, untuk perawatan lukanya," kata Dolifar.

Dari keterangan warga, Aman diduga mengalami gangguan jiwa, dan sering mendadak mengamuk tanpa sebab dan melakukan kekerasan serta penganiayaan terhadap orang lain.

"Untuk tindakan selanjutnya, Polsek Tembilahan sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Tembilahan, mencari solusi dalam mengatasi gangguan kejiwaan pelaku," pungkas Dolifar. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :