Diskes Siagakan Petugas Kesehatan di Posko Banjir

Korban Banjir Pekanbaru Mulai Terserang Penyakit

Penulis : user | Senin, 04 Desember 2017 - 18:16 WIB

Beritariau.com, Pekanbaru - Ribuan warga Kota Pekanbaru terdampak banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Siak sejak awal Desember 2017 ini. Akibatnya, satu persatu warga yang kediamannya terendam banjir mulai terserang penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir mengatakan secara umum warga yang terdampak banjir mengeluhkan terserang penyakit kulit dan flu. Namun, dia menuturkan penyakit lainnya seperti diare rentan menyerang warga yang menjadi korban banjir. 

"Kita sudah melakukan penanganan bagi warga yang menderita penyakit karena terdampak banjir," kata Helda di Pekanbaru, Senin (4/12/12).

Untuk itu, dia mengatakan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru telah berkoordinasi dengan Dinas terkait serta Puskesmas dan perangkat pemerintahan kecamatan untuk menangani korban banjir yang terserang penyakit. 

"Layanan kesehatan telah kita bentuk di tenda-tenda darurat. Begitu juga petugas, ambulans kita siagakan. Intinya pasien yang ingin dapat layanan kesehatan, kita sudah siap," jelasnya. 

Dinas Sosial Kota Pekanbaru sebelumnya mencatat sekitar 10.887 warga kota berjuluk Madani tersebut terdampak banjir. Banjir sendiri terjadi sejak Jumat awal Desember ini. 

Mayoritas pemukiman warga yang terendam banjir berlokasi di bantaran Sungai Siak dan sejumlah anak sungai di Kota tersebut. 

"Di seluruh Pekanbaru berdasarkan data laporan kita dari Tagana dan lainnya sekitar 3.567 kepala keluarga atau 10.887 jiwa terdampak banjir," kata Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Chairani.

Banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Siak di Pekanbaru saat ini melanda sejumlah titik pemukiman warga di Kecamatan Rumbai dan Tenayan Raya. Di Rumbai, banjir terjadi di Perumahan Witayu, Palas dan Meranti Pandak. 

Sementara di Tenayan Raya, banjir terjadi di kawasan padat penduduk seperti di Bambu Kuning dan Rejosari. 

Sebagai langkah antisipasi, ia mengatakan Dinas Sosial Pekanbaru telah mendirikan 12 tenda pengungsian pada titik-titik banjir tersebut. Selain itu, pihaknya juga turut menyalurkan sembilan bahan pokok serta mendirikan dapur-dapur darurat. 

"Di setiap tenda darurat kita dirikan juga dapur darurat serta distribusikan Sembako," tuturnya. 

Lebih jauh, ia menuturkan saat ini terdapat sejumlah keluarga yang mengungsi akibat terdampak banjir tersebut. [don]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :