Miris, Bocah Jalanan Tertangkap Tim Yustisi Pekanbaru Tanpa Sehelai Benang

Penulis : user | Selasa, 05 Desember 2017 - 18:22 WIB

Anak Jalanan Diamankan Satpol PP Pekanbaru

Beritariau.com, Pekanbaru - Seorang bocah laki-laki tampak bermain riang di depan kantor Satpol PP Pekanbaru. Dia seolah tidak peduli dengan apa terjadi di sekitarnya, maupun orang lain yang berada di dekatnya.

Bocah yang diperkirakan masih berusia enam tahun itu merupakan satu dari 13 gelandangan pengemis dan anak jalanan yang diangkut tim Yustisi Pekanbaru, Senin malam kemarin (4/12/12).

Tidak tampak sehelai benang pun melekat di tubuh bocah malang tersebut. Dingin malam seolah tak menghinggapi tubuh mungilnya itu.

Sesekali dia mengusik rekan anak jalanan lainnya, yang usianya lebih tua darinya. 

Tidak jelas siapa nama anak tersebut, namun yang pasti dia sudah sepatutnya tidak berada di jalanan. Pada malam itu, seharusnya dia berlindung di atap rumah dengan hangat kasih sayang keluarganya.

Namun kondisi berbeda harus dihadapinya. Dia jauh dari kasih sayang dan harus hidup menggelandang. 

Di lokasi yang sama, tampak pula seorang ibu berinisial El (31) menggendong bayi berusia 6 bulan. El juga tertangkap tangan mengemis di jalanan. Cukup disayangkan, dia justru membawa bayi yang, sekali lagi, tidak sepatutnya di jalan. 

"Total terdapat 13 gepeng dan anak jalanan yang diamankan dari operasi tersebut," kata Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian di Pekanbaru, Selasa (5/12/12).

Mereka semua diamankan dari tiga lokasi berbeda yang disinyalir menjadi tempat berkumpulnya para gepeng dan anak jalanan. 

Diantaranya adalah simpang Tabek Gadang, Pasar Pagi Arengka dan Simpang Mall SKA. Total terdapat 13 gepeng dan anak jalanan yang berhasil diamankan petugas. Mayoritas dari mereka yang terjaring razia berusia remaja, namun tidak sedikit pula yang masih anak-anak. 

Menurut Zulfahmi, setelah dilakukan pendataan seluruh gepeng dan anak jalanan tersebut diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan. 

Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Pekanbaru, Bustami menuturkan pihaknya akan mendata dan membawa seluruh gepeng serta anak jalanan yang terciduk ke shelter. 

"Di sana kita berikan pembekalan baik rohani dan mental. Kita bina mereka. Selain itu, kita juga akan buat surat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya," katanya

Dia juga berjanji akan segera melacak keluarga para anak jalanan dan gepeng tersebut untuk kemudian dikembalikan ke keluarga masing-masing. 

Bagi yang di Pekanbaru, dia mengatakan pihaknya akan langsung mengembalikan ke keluarganya. Sementara bagi yang berasal dari luar kota, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Riau terlebih dahulu.

Keberadaan gepeng dan anak jalanan di Pekanbaru masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah setempat. Bahkan baru-baru ini, beberapa dari mereka pernah terekam kamera setelah melakukan tindakan tidak terpuji hingga akhirnya harus diamankan pihak berwajib. [Don]

 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :