Pemko Pekanbaru Terkesan Tutupi Anggaran Renovasi

Penulis : user | Jumat, 08 Desember 2017 - 22:04 WIB

Salah satu proyek renovasi di Perkantoran Pemko Pekanbaru

Beritariau.com, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terkesan menutupi anggaran renovasi kantor walikota yang sedang berjalan saat ini. 

Sejumlah pihak yang berkaitan langsung dengan proyek tersebut enggan menjelaskan berapa anggaran yang digelontorkan untuk mempercantik kantor Walikota Pekanbaru di Jalan Sudirman Pekanbaru.

"Kalau teknis dan angka-angka saya tidak tau. Itu silahkan tanya ke bagian umum saja," kata Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Noer, Jumat (8/12/12).

M Noer membenarkan adanya renovasi yang dilakukan bagian umum di kantor Walikota Pekanbaru. Seperti yang sedang berjalan saat ini, proyek renovasi plang nama kantor walikota Pekanbaru. 

MenurutM Noer renovasi tersebut dilakukan kerena beberapa bagian sudah rusak dan harus segera diganti dengan yang baru.

"Iya, kondisnya kan banyak yang lepas, itu yang diperbaiki. Karena aktifitas kita banyak dipusatkan di sini. Kalau pun nanti kita akan pindah ke tenayan raya, kantor yang disini (Jalan Sudirman) harus tetap dipelihara," ujarnya.

Gedung Komplek Perkantoran Walikota Pekanbaru yang terletak di Jalan Sudirman Pekanbaru terus dipoles. Padahal, pusat perkantoran Walikota Pekanbaru akan dipindahkan ke Tenayan Raya tahun depan. 

Sejak sepakan ini sejumlah pekerja bangunan tampak sedang melakukan perbaikan papan nama kantor Walikota. Plang nama yang dibuat dari tembok tersebut dilakukan renovasi. Tinggi plang nama tersebut sekitar 3 meter dengan lebar sekitar 5 meter. Disisi kiri dan kananya dibuat taman berbentuk melingkar. Namun hingga Jumat ini proses pengerjaanya masih berjalan.

Namun apa yang dilakukan Pemko Pekanbaru melalui bagian Umum Setdako Pekanbaru ini dikritik oleh masyarakat. Herman salah satunya. Warga Lima Puluh ini menilai apa yang dilakukan Pemko Pekanbaru hanya pemborosan anggaran saja. Sebab plang nama kantor walikota tersebut masih bagus. Sehingga belum mendesak untuk dilakukan perbaikan.

"Kalau memang mau dipindahkan buat apa dipercatik lagi. Kan plang nama itu tidak penting-penting sekali untuk direnovasi," ujarnya.

Sementara itu pelaksana tugas Kepala Bagian Umum Setdako Pekanbaru Edi Suherman membenarkan adanya proyek perbaikan papan plang nama kantor walikota Pekanbaru tersebut. Dia mengklaim, perbaikan tersebut terpaksa dilakukan karena sebelumnya sejumlah huruf timbul yang menempel diplang nama sudah tercabut dan hilang. Sehingga tulisanya tidak lengkap lagi.

"Ada bagian-bagian yang rusak dan lapuk itu yang kita perbaiki. Ada juga hurufnya yang lepas," katanya. 

Dirinya juga menilai bahwa plang nama tersebut penting untuk dipercantik karena menurut Edi, kantor Walikota Pekanbaru merupakan ikon Kota Pekanbaru. 

Sehingga banyak tamu yang datang dari luar Pekanbaru berfoto didepan kantor Walikota dengan latar belakang tulisan kantor walikota yang ada di plang nama tersebut. Jika di plang nama tersebut banyak tulisan yang hilang maka tidak menarik lagi menjadi tempat berfoto.

"Karena kantor walikota ini ada di pusat kota jadi ini menjadi ikon Kota Pekanbaru. Jadi kalau ada tamu sering foto-foto disitu," ujarnya.

Namun sayang saat disinggung terkait berapa anggaran yang digelontorkan untuk renovasi plang nama dan taman di kantor Walikota Pekanbaru tersebut, Edi enggan menjelaskanya.

"Itu anggaran rutin untuk perbaikan saja. Tidak ingat saya berapa anggaranya," katanya. [don]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :