Command Center Senilai Rp4,4 Milliar Pemko Pekanbaru Tak Kunjung Berfungsi

Penulis : user | Jumat, 08 Desember 2017 - 22:20 WIB

Ilustrasi, int.

Beritariau.com, Pekanbaru - Command center Pemerintah Kota Pekanbaru yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru tak kunjung berfungsi. 

Proyek senilai Rp4,4 miliar itu hingga kini masih mangkrak dengan alasan keterbatasan daya listrik.

Akibatnya, Kepala Diskominfo Kota Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra, di Pekanbaru, Jumat (8/12/12) mengatakan jadwal peluncuran pembangunan command center terpaksa kembali diundur. 

Pemko Pekanbaru sendiri sebelumnya mewacanakan akan melakukan peluncuran command center yang dibangun sejak medio tahun ini pada Oktober lalu.

"Kemarin setelah kita lakukan uji coba, listrik di ruangan command center langsung down untuk menghidupi semua," tuturnya.

Eka mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk mengatasi permasalahan tersebut. Namun, kembali lagi Pemko Pekanbaru harus menghadapi kendala, yakni pencairan anggaran. 

"Kita sudah minta tambahan daya ke PLN. Tapi penambahan daya butuh proses karena harus dibayar di awal. Sekarang masih menunggu pencairan APBD-P terlebih dahulu," katanya. 

Eka menyebut, sebelumnya watt di kantor Diskominfo Kota Pekanbaru memiliki daya sebesar 7.700 watt.

"Nah untuk yang baru ini kita tambah menjadi 41.500 watt. Tapi untuk peralatan sudah sejak lama ready," imbuhnya.

Command Center atau ruang kendali darurat untuk mengatasi segala permasalahan yang terjadi dengan cepat bakal diresmikan ini dipasang sebanyak lebih kurang 24 layar monitor LCD 55 inchi. 

Pemko Pekanbaru mengembangkan command center sebagai upaya percepatan smart city yang madani bisa terwujud di Kota Pekanbaru.  Smart city sendiri merupakan jargon andalan Walikota Pekanbaru, Firdaus. [don]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :