Puncak KTT One Planet summit di Paris, Dedet: saya bangga nama Indonesia di elu-elukan

Penulis : admin | Selasa, 12 Desember 2017 - 23:54 WIB

BERSAMA MENTERI LHK - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Ir Noviwaldy Jusman bersama Menteri LHK Siti Nurbaya, mendengarkan pidato di KTT One Planet Summit. Acara ini diikuti oleh 96 Negara Dunia | Istimewa

Beritariau.com Pekanbaru - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Ir Noviwaldy Jusman, menyampaikan perasaan haru dan bahagia saat menghadiri puncak KTT Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) One Planet Summit Delegation of Republic Of Indonesia yang diselenggarakan di Paris Francis, Selasa (12/12/17).

Pria yang akrab dipanggil Dedet ini mengatakan, acara puncak KTT yang diikuti 95 menteri, 1 presiden dari 96 Negara dunia itu, sepakat untuk memaksimalkan upaya penurunan emisi melalui konservasi keanekaragaman hayati.

"Dan Indonesia sendiri, sepakat untuk maksimalkan penurunan emisi," Kata Dedet, dalam rilis yang disampaikannya melalui WhatsApp.

Disebutkannya lagi, Indonesia melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya telah bertemu dengan Menteri Ekologi dan Transisi Inklusif Perancis, Nicolas Hulot, di Paris 11 Desember 2017 kemarin.

Dalam pertemuan itu pembahasan tentang energi baru dan terbarukan ikut menjadi topik hangat. Indonesia sendiri katanya, telah menjelaskan tentang Rencana Umum energi Nasional dan perkembangan geothermal, micro hydro serta energi matahari.

"Dari itu, Perancis menawarkan kerjasama bidang energi baru dan terbarukan," jelas Dedet.

Nama Indonesia kata Dedet, menjadi perbincangan dalam pertemuan itu saat Presiden Grup Bank Dunia Jim Yong Kim, menyampaikan kebanggaannya dengan komitmen Indonesia dalam mendukung climate action dengan dibangunnya pembangkit tenaga Listrik berbahan bakar non fosil.

Sementara, Perancis sendiri akan mengakhiri penggunaan bahan bakar dari fosil pada tahun 2050 dan mendorong konservasi keanekaragaman hayati melalui pembaharuan ekosistem.

"Saya sangat bangga ketika nama Indonesia di elu-elukan telah membangun banyak infrastruktur berbahan bakar non fosil, pembangkit panas bumi dan tenaga surya selama 10 tahun belakangan ini," ucap Pimpinan DPRD Provinsi Riau ini.

Dalam acara tersebut, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menjadi Panelis bersama Wali Kota Afrika Selatan dan Komite Koordinasi Masyarakat Adat Afrika, Hindou Oumarou Ibrahim dengan mengambil tema Side Event 'Making Climate Finance Work for Women'  

Acara itu diakhiri dengan penandatanganan tiga proyek kerjasama PLN yakni PLTB Tanah Laut di Kalimantan Selatan, PLTS di Bali 1 dan PLTS Bali 2 dengan mitra-mitra di Perancis dengan disaksikan Menteri ESDM, ignasius Jonan. 

Seperti diketahui, Pimpinan DPRD Provinsi Riau dari Politisi Partai Demokrat ini, diundang dalam pertemuan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) One Planet Summit Delegation of Republic Of Indonesia yang diselenggarakan di Paris, mulai 11 hingga 14 Desember 2017.

Dedet sendiri, adalah satu-satunya perwakilan Parlemen di Indonesia yang berangkat bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan jajaran serta beberapa menteri Indonesia lainnya.

Dedet ditugaskan memaparkan tentang kondisI kekinian Indonesia tentang Accelerating Local and Regional Climate Action dengan sampling Provinsi Riau. [Bam/Rls]

 

 

 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :