Kasus lahan ilegal PT Hutahaean sudah P19, berkas diberikan ke kejaksaan

Penulis : user | Rabu, 13 Desember 2017 - 20:32 WIB

PENGUSAHA SAWIT - Presiden Direktur PT Hutahaean Group Harangan Wilmar Hutahaean (Kiri) Usai Pemeriksaan Di Ditreskrimsus Polda Riau pada 14 Agustus 2017 | Perusahaannya Dijerat Kasus Dugaan Pembuatan Lahan Kebun Sawit Di Kawasan Hutan | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Kasus dugaan lahan di luar Hak Guna Usaha PT Hutahaean memasuki babak baru. Setelah ditetapkan sebagai tersangka beberapa bulan lalu, kini penyidik Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menyatakan P19 atau sudah memenuhi petunjuk jaksa dan akan segera dilimpahkan.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Ditrrskrimsus Polda Riau, AKBP Gidion Arif Setiawan bahwa hari ini Rabu (13/12/2017) pihaknya sudah menyelesaikan petunjuk jaksa terkait berkas tersangka PT Hutahaean. Diapun mempersilahkan untuk dicek di kejaksaan besok.

"Hari ini pengembalian berkasnya ke kejaksaan, sudah P19, sudah memenuhi petunjuk jaksa," ujarnya. 

Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa penyidik akan menunggu hasil penelitian jaksa atas berkas tersebut. Jika dinyatakan lengkap maka akan dilakukan pelimpahan atau tahap II untuk penyusunan dakwaan oleh jaksa. 

Polda Riau sendiri sebelumnya juga mengajukan permintaan sita atas kebun Kelapa Sawit PT.Hutahean yang dalam proses penyidikan dugaan penggarapan kawasan hutan menjadi kawasan perkebunan. Total luasan lahan perkebunan yang diajukan untuk disita tersebut mencapai 782 hektar. Pengajuan sita diajukan penyidik ke Pengadilan Negeri (PN). 

Perusahaan perkebunan besar di Riau ini menjadi tersangka dalam perkara tersebut atas laporan Koalisi Rakyat Riau (KRR) belum lama ini ke Polda Riau. Penanganan kasus ini bermula dari laporan Koalisi Rakyat Riau (KRR) pada Polda Riau beberapa waktu lalu. 

Kala itu, ada 33 perusahaan dilaporkan atas dugaan pelanggaran pembukaan lahan. Dalam laporannya, KRR sebelumnya menyampaikan bahwa ada 103.230 hektar kelapa sawit yang ditanam di dalam kawasan hutan. Selain itu jumlah kebun sawit tanpa HGU berjumlah sekitar 203.997 hektar.(bas)

 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :