Kontraktor PT IKPP jadi korban begal di Siak

Penulis : admin | Rabu, 20 Desember 2017 - 21:24 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com Siak - Seorang kontraktor PT Indah Kiat Pulp and Paper, Tri Aniza (19) di Kecamatan Sei Mandau Kabupaten Siak, Riau, menjadi korban begal. Akibat peristiwa itu, sepeda motor Suzuki Satria FU milik kontraktor pabrik bubur kertas tersebut raib dibawa kabur.

Kapolres Siak AKBP Barliansyah mengatakan, korban merupakan, warga Dusun Teluk Kabung RT 1, RW 5, Kampung Sei Selodang Kecamatan Sei Mandau Kabupaten Siak.‎ 

"Barang bukti ‎yang diamankan berupa 1 sepeda motor Honda Beat warna biru putih, 1 samurai dan ‎1 tas ransel," ujar Barliansyah kepada beritariau.com Rabu (20/12/17).

Peristiwa itu bermula saat korban sedang melintas di Jalan Perawang - Siak Sungai Mandau Simpang Sigintil Kampung Sungai Selodang Kecamatan Sungai Mandau Kabupaten Siak, Senin (18/12/17) sekitar pukul 18.30 Wib dengan sepeda motor merek Suzuki Satria FU. 

Korban tiba-tiba dicegat oleh kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor dengan diancam senjata tajam jenis samurai.

Korban yang takut, langsung pasrah dan tak berani melawan. Salah satu pelaku langsung mencabut kunci sepeda motor korban. Saat itu ada orang lewat mengendarai sepeda motor namun korban diancam akan dipenggal tangannya jika berani teriak.

"Pelaku langsung mengambil tas pakaian korban dan membawa sepeda motor ke arah Kota Siak. Sedangkan korban ditinggalkan di lokasi kejadian," ucap Barliansyah.

Tak lama kemudian, datang warga yang melintas dan melihat korban sedang menangis di tepi jalan. Saat ditanya, korban menyampaikan bahwa dirinya kena begal.

Mendengar pengakuan itu, warga tersebut menghubungi Kanit Reskrim Polsek Sungai Mandau dan diteruskan ke personel piket penjagaan dan piket fungsi. Informasi itu disampaikan ke Bhabinkamtibmas lalu dilakukan pencarian.

"Bhabinkamtibmas Olak Aiptu Mulyadi bersama dengan masyarakat sekitar melakukan penghadangan. Petugas dan warga memasang kayu di tengah jalan untuk menghadang pelaku begal itu," jelas Barliansyah.

Beberapa waktu kemudian, datang dua sepeda motor, lalu polisi dan masyarakat tersebut mencegat mereka. Namun, satu orang pelaku yang membawa sepeda motor korban  berhasil melewati hadangan masyarakat, sedangkan satu orang lagi berbalik arah.

Kemudian masyarakat melakukan pengejaran terhadap pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat. Tiba-tiba, pelaku kehilangan keseimbangan dan terjatuh serta melarikan kearah semak belukar.  

Saat itu masyarakat melakukan pengejaran namun tidak berhasil ditangkap. Namun, di tempat terjatuhnya pelaku tersebut ditemukan tas milik korban yang berisikan pakaian, sendal jepit warna kuning milik pelaku. Sedangkan di tempat penghadangan masyarakat ditemukan samurai milik pelaku.

"Korban Tri Aniza masih trauma atas kejadian Perampasan sepeda motor miliknya tersebut. Hingga saat ini belum dapat dimintai keterangan," pungkasnya. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :