Ayah tiri di Pelalawan tiduri anak tiri hingga hamil 5 bulan

Penulis : admin | Rabu, 20 Desember 2017 - 21:37 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com Pelalawan - Sungguh bejat. Kata itu pantas disandang oleh seorang ayah di Kabupaten Pelalawan, Riau, berinisial AZH (30). Dia tega meniduri anak tirinya hingga hamil 5 bulan.

Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, mengatakan, kasus ini sudah dibawa ke jalur hukum saat keluarga korban tak terima dengan hal ini. Keluarga membuat laporan dan berharap kepolisian memproses kasus tersebut.

"Tim Reskrim Polsek Pangkalan Kuras yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Dafrigo Amrizal, langsung melakukan penyelidikan.‎ Pelaku berhasil ditangkap di rumahnya," ujar Kaswandi kepada beritariau.com Rabu (20/12/17).

Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya itu. Dia mengaku telah memaksa anak tirinya untuk melakukan hubungan intim berkali-kali hingga hamil. Padahal, korban masih berumur 15 tahun. Perbuatan itu terjadi diawali pada bulan Juni 2017 dan dilakukan sebanyak 3 kali.

"Aksi pertama saat korban sedang tidur di dalam kamarnya, saat itu jam 02.00 Wib. Pelaku yang mengetahui pintu kamar korban tidak terkunci, lalu menyelinap masuk secara diam-diam," kata Kaswandi. 

Pelaku memegangi tangan korban dan mengancamnya agar tidak melawan. Saat itulah pertama kali pelaku menyetubuhi korban. Meski sempat melawan, namun korban kalah tenaga dari ayah tirinya itu. Sang ibu tidak mengetahui kejadian tersebut.

Perbuatan bejat kedua dan ketiga, juga terjadi pada bulan Juni 2017. Aksinya selalu dilakukan pada lewat tengah malam, saat semua orang tertidur. Ketika jarum jam menunjukkan pukul 01.00 Wib dan pukul 03.00 Wib dini hari dan di hari yang berbeda, pelaku masuk ke kamar korban dan mulai melancarkan aksinya.

Setiap usai menggagahi anak tirinya itu, tersangka selalu mengancam akan menceraikan ibu korban jika memberitahu perbuatannya. Dia juga menyebutkan tidak segan-segan berbuat kasar kepada korban dan ibunya jika aib tersebut disebarluaskan.

Karena takut dengan ancaman pelaku, korban tidak berani membuka mulut selama berbulan-bulan lamanya. Hingga akhirnya, perbuatan pelaku membuahkan janin dalam perut korban, dia hamil 5 bulan.

Karena tak tahan lagi atas perbuatan ayah tirinya itu, akhirnya korban menceritakan kejadian itu kepada ibunya. Bak disambar petir, ibu kaget dan emosi mendengar pengakuan itu. Tak ayal, mereka langsung melaporkan pelaku ke Polsek Pangkalan Kuras.

"Atas perbuatannya, tersangka kita tahan dan akan dijerat dengan pasal 81 ayat 3 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak," pungkas Kaswandi. [red]

 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :