Forum Kerukunan Umat Beragama Riau dialog lintas pemuda, ini pesan Kapolda

Penulis : user | Kamis, 28 Desember 2017 - 18:38 WIB

Kapolda Riqu, Irjen Pol Nandang (istimewa)

Beritariau.com, Pekanbaru - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau menggelar Dialog Pemuda Lintas Agama Memperkuat Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Riau di Hotel Alpha, Pekanbaru. Tema kegiatan ini adalah "Maksimalisasi Peran Pemuda Dalam Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama di Provinsu Riau".

Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang ikut membuka kegiatan tersebut. Dia menyampaikan agama mengajarkan segala sesuatu harus dibicarakan dengan pemikiran yang tenang dan kecerdasan dalam wadah musyawarah. Kerukunan umat merupakan modal dasar persatuan dan kesatuan Bangsa.

"Negara memberikan jaminan untuk memilih agamanya yang berlaku di Indonesia, tidak ada paksaan untuk memeluk Agama tertentu. Bahkan keputusan MK telah membolehkan Penganut Kepercayaan dicantumkan dalam kolom KTP," katanya, Kamis (28/12/2017).

Dia mengharapkan melalui forum ini bisa menyatukan umat apapun jenis aliran agama sesama umat beragama harus saling menghargai. "Mari kita melaksanakan syariat agama kita masing-masing demi keamanan negara karena agama tidak ada yang mengajarkan untuk berbuat hal-hal yang negatif," tambahnya.

Ketua Panitia, Japit Ginting menyampaikan bahwa latar belakang kegiatan yaitu dalam rangka mengantisipasi ancaman terhadap keutuhan bangsa. Baik yang berasal dari dalam maupun dari luar diperlukan kesamaan wawasan dari seluruh Bangsa Indonesia.

"Maksud kegiatan adalah menghimpun para pemuda lintas agama dalam suasana harmonis penuh kekeluargaan untuk menyampaikan pokok pikiran secara santun dan bertanggung jawab dalam membangun kebersamaan di Provinsi Riau," ujarnya.

Tujuan kegiatan, katanya adalah terbentuknya kesamaan visi dan misi membangun kerukunan antar umat beragama dalam NKRI khususnya di Provinsi Riau. Dia berharap kegiatan ini memberi manfaat bagi peningkatan pemuda Riau mewujudkan kerukunan umat beragama demi keutuhan masyarakat Riau kedepan.

Sementara itu, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menyambut baik dilaksanakan dialog ini karena sangat penting dalam mengantisipasi ancaman terhadap keutuhan Bangsa khususnya di Riau. Tugas FKUB dan masyarakat yang paling penting menurutnya yaitu menciptakan kerukunan antar umat beragama yg harmonis di Riau.

"Benteng kita yaitu agama dalam wadah FKUB utk menyejukkan umat di Riau. Mudah-mudahan FKUB dan Kesbangpol serta narasumber dapat memberikan yang terbaik dalam dialog ini terutama menghadapi iven politik yang akan berlangsung baik Pilkada 2018 maupun Pemilu 2019 sehingga harus kita jaga stabilitas politik, keamanan dan ekonomi," ungkap Andi.

Pada kegiatan ini hadir Ketua FKUB Prov. Riau Nasrun Effendi, Kepala Kesbangpol Riau Khairul Rizki, Unsur Forkopimda Prov. Riau, Dir Lantas Polda Riau Kombes Pol. Syafiruddin, SIK, Kabid Humas Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo, SIK. MM, Wadir Binmas Polda Riau AKBP Imam Syaputra, SIK, Wadir Intelkam Polda Riau AKBP Suhandana Wicaksana, SIK, Sekretaris Umum MUI Prov. Riau Ustdz. Zulhusni Domo, dan Pengurus Ormas dan OKP serta Perwakilan Majelis Agama se-Riau sebanyak lebih 100 Orang.(bas)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :