Jual Miras Tanpa Pita Cukai

Modus Patroli, Oknum Aparat Diduga Kutip Setoran Kelab Malam Pekanbaru

Penulis : user | Minggu, 19 Oktober 2014 - 23:02 WIB

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Mobil Patroli polisi jajaran Polresta Pekanbaru ternyata kerap datang ke halaman pintu masuk setiap kelab malam di Kota Pekanbaru.

Pantauan sejumlah awak media di lokasi, Minggu (19/10/14) malam jelang dini hari, satu unit mobil polisi mendekati pintu sebuah klub malam yang berada di Jalan Sudirman. Dengan menggunakan jaket, 2 orang anggota polisi berada di dalam mobil itu.

Mereka tak turun dari mobil itu. Namun, begitu mereka datang, seorang pegawai klub malam itu diduga receptionist atau pegawai keamanan menghampiri supir itu. Terlihat, salah satu anggota polisi menyerahkan sebuah buku yang terlihat seperti buku daftar, kepada pegawai klub itu.

Kemudian, pegawai itu membawa buku itu kedalam klub dan tak terlihat seperti menulis sesuatu di buku itu, sebab pegawai itu tak memegang pena.

Namun, dari sudut yang tak bisa dilihat, pegawai itu seperti memasukkan sesuatu ke buku itu. Dari meja receptionist itu, dia kembali mengantar buku itu ke polisi tadi dan kemudian pergi berlalu.

Diduga memungut setoran dari pengelola kelab malam tersebut.

"Biasalah bang, setoran," ujar Arief, salah satu pengunjung setia klub itu kepada awak media yang juga bersama-sama menyaksikan hal itu.

Dia menambahkan, selain mobil patroli polisi, mobil patroli Garnizun milik TNI juga kerap datang. Kedatangan oknum Polisi dan TNI yang silih berganti ini diduga mengambil "setoran". Hal itu tak hanya dilakukan di tempat itu saja, namun, di sejumlah tempat.

Tiga kelab malam terkenal lainnya yang dua diantaranya posisinya saling berhadapan yakni MP Club dan SP Club. Keduanya berada sekitar 200 meter dari tempat tadi. Dan satu lagi, RP International Club berada di Jalan Riau tepatnya di komplek perkantoran yang persis di belakang sebuah hotel.

Informasi yang dihimpung, ketiga kelab malam ini milik beberapa orang yang diduga dimodali seorang pengusaha berinisial DH.

"Semua orang juga tahu siapa itu DH," ujar sumber itu.

Di RP International itu, juga disediakan wanita penghibur dengan panggilan kerennya "Pendamping Lagu". Dan, mess tempat wanita penghibur itu masih berada di kawasan komplek itu tepatnya di ruko sekitar 50 meter dari hotel.

"Kami tidur di mess bang, kalau mau BO (Booking Orang), lapor aja ke mami," ujar Selin, salah seorang wanita penghibur saat ditemui dalam kesempatan mengobrol di lantai II RP International. Saat ditanyakan lebih jauh, Ia mengatakan cukup membayar Rp 2 juta agar bisa membawanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, keberadaan klub malam ini semakin marak sejak beberapa tahun belakangan. Selain diduga menyajikan hal-hal berbau maksiat, minuman beralkohol yang dijual juga diduga tak diperoleh secara resmi.

Hal ini terlihat saat penelusuran sejumlah awak media beberapa hari lalu. Di sebuah klub malam lainnya, minuman beralkohol yang disajikan tanpa dilekati pita cukai. [Baca : Ups..! Penari Setengah Bugil Meliuk di HUT ke 2 Grand Dragon Pub Pekanbaru]

[Pan]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :