Viral di Youtube sebut keluarga Gubernur Riau atur proyek, H. Darwis dilaporkan ke polisi

Penulis : user | Selasa, 02 Januari 2018 - 21:05 WIB

Youtube

Beritariau.com, Pekanbaru - Setakat ini beredar video seseorang di dalam mobil yang mengoceh tentang pejabat di Riau. Pria tersebut menyebut Bupati Rokan Hilir, Suyatno pengguna narkoba hingga proyek di Provinsi Riau yang diatur keluarga gubernur.

Tak hanya itu, dia juga menyinggung organisasi keluarga gubernur yakni Anto Rachman sebagai Ketua Pemuda Pancasila Provinsi Riau. Pria tersebut diduga adalah H Darwis, mantan anggota DPRD Rokan Hilir.

Tak lama berselang reaksi datang dari pihak yang disinggungnya. Dalam hal ini, Pengacara Ketua Umum MPW Pemuda Pancasila Ardianto (Anto) Rachman melalui pengacaranya dari Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH), Patar Sitanggang melaporkan H. Darwis yang juga pernah  menjadi anggota dewan Kabupaten Bengkalis itu.

"Kita meloporkannya terkait video berurasi 4:59 yang diunggah di Youtube. Dalam video itu disebutkannya keluarga gubernur mengusai proyek proyek di Pemerintah Provinsi. Bahkan dia secara terang terang menyebut nama Anto Rachman yang tak lain adalah Ketua Umum MPW Pemuda Pancasila Riau,'' katanya, Selasa (02/01/2018).

Selain itu, dasar oelaporan kata Patar karena Darwis juga kembali mencoreng nama Pemuda Pancasila dengan menyebut proyek proyek di Kabupaten Bengkalis juga dikuasai oleh organisasi kepemudaan (OKP) tersebut.

"Tender tender proyek hanya dikuasai keluarga gubernur. Anto Rachman, Juni Rachman termasuk Bengkalis. Bengkalis saya tahu karena ada masalah maka tender tender proyek itu untuk kelompok Pemuda Pancasila yang dipimpin oleh Anto Rachman,'' kata Darwis seperti ditirukan Patar Sitanggang.

Bahkan H Darwis juga mempersoalkan kepemimpinan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. Kata Darwis, dirinya tidak masalah siapa pun yang memimpin Negeri ini. "Mau tak masalah mau Minang memimpin, mau Jawa ataupun China. Tak ada masalah. Tapi tolong hargai rakyat seluruhnya,'' pungkas Darwis lagi dalam videonya itu.

Karena telah mencemarkan nama baik dan martabat kliennya, Patar siang tadi membuat laporan ke  Sentral Pelayanan Terpadu Kepolisian (SPKT) Polda Riau. Menurut Patar, dirinya melaporkan H Darwis sesuai Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat (3) Undang Undang RI nomor 19 tahun 2016 Perubahan atas Undang Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika jo 310 ayat (2) KUHP.(bas)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :