Tersangka penipuan umroh Pentha Travel Wisata saksikan kantornya digeledah

Penulis : user | Kamis, 04 Januari 2018 - 14:53 WIB

Ilustrasi (antara)

Beritariau.com, Pekanbaru - Setelah melakukan proses penyidikan selama beberapa bulan, akhirnya Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau melakukan penggeledahan terhadap Kantor Pentha Travel Wisata di Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru terkait penipuan jamaah umroh, Kamis (04/01/2018).

Dalam penggeledahan itu juga ikut tim Indonesia Automatic Finger System (Inafis) Polda Riau. Tim melakukanp enggeledahan di semua ruangan kantor yang dulunya bernama JP Madanania itu.

"Ya betul tadi, Kamis siang, (04/01/2018) dilaksanakan penggeledahan oleh tim direktorat. Yang melaksanakan penggeledahan tetap tim direktorat, tim inafis untuk mendukung saja melakukan dokumentasi," kata Direktur Ditreskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Poerwanto, Kamis.

Dalam penggeledahan itu, kata dia sejumlah dokumen diamankan berupa tiga tas koper. Dokumen tersebut, kata Hadi terkait pembayaran yang dilajukan oleh jamaah korban penipuan.

Polda Riau sebelumnya sudah menetapkan tersangka kasus penipuan ini yakni MYJ sebagai pemilik travel. Namun, dua bulan setelah ditetapkan tahun lalu, yang bersangkutan mangkir dengan alasan sakit dan sebagainya.

Akhirnya pada awal tahun ini, tersangka MYJ daoat diamankan terlihat dari dirinya yang ikut dalam penggeledahan. "Tersangka sudah ada ikut bersama-sama langsung penggeledahan dengan kita," ujar Hadi. 

Dalam kasus ini, lanjutnya sudah diperiksa dari saksi korban dan serta maskapai penerbangan AirAsia. Sedikitnya 700an orang calon jemaah yang ‎mendaftar diduga menjadi korban penipuan. 

"Ada yang sejak tahun 2015, saya sendiri mendaftar sejak tahun 2016. Janjinya Februari tahun 2017 diberangkatkan, tapi tidak pernah berangkat saya untuk umrah," kata Syafril Tanjung, salah seorang calon jemaah ketika melaporkan.(bas)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :