2 bulan DPO, rampok pecah kaca ini ternyata tidak kabur jauh-jauh

Penulis : user | Selasa, 09 Januari 2018 - 22:03 WIB

Ilustrasi (sindonews)

Beritariau.com, Pekanbaru - Petualangan rampok pecah kaca ini berakhir usai dua bulan berhasil sembunyi. Uniknya persembunyiannya juga tidak jauh-jauh, masih di Kota Pekanbaru juga.

Ya, Tersangka EP umur 50 tahun, tidak bekerja dan beralamat di Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru tertangkap usai kabur saat melakukan aksinya di depan SD Santa Maria dimana saat itu rekannya FD yang tertangkap. Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Pekanbaru membekuk membekuknya sebagai pelaku pecah kaca mobil dalam dua laporan yang terjadi pada tahun 2017 lalu.

"Tim mendapatkan informasi keberadaan DPO EP berada di rumah Jl.Dahlia Gang Gajus. Selanjutnya EP ditangkap dan dibawa ke Polresta guna penyidikan lebih lanjut," kata Kepala Satreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, Selasa (09/01/2018).

Dia menyampaikan bahwa tersangka tersebut ditangkap pada Senin (08/01/2018) kemarin. Barang bukti ditemukan satu buah kunci Letter L, sepeda motor, dan pecahan kaca mobil.

Aksi pecah kaca yang pertama dilakukannya adalah pada 28 Oktober 2017. Saat itu korban Moh Nasution mengambil uang dari Bank Mandiri jJln. Sudirman depan Mall Pekanbaru sebesar Rp50 juta.

Korban lalu dari Bank Mandiri minum Es Cendol Pak Jenggot di Jln. M. Yamin dan memarkirkan mobil dengan uang di dalamnya. Kemudian saat selesai minum es cendol, korban melihat kaca mobil telah pecah dan uang sebesar Rp.50 juta tidak ada di dalam mobil.

Selanjutnya perampokan kedua dilakukannya pada 11 November 2018 terhadap korban Marta. Korban memarkirkan mobilnya di Jl. Ahmad Yani dan pergi ke SD Santa Maria. Lalu saat keluar korban melihat kaca mobil telah pecah.  

Kemudian selang beberapa waktu tersangka FD ditangkap warga. Sedangkan EP berhasil melarikan diri hingga akhirnya ditangkap.(bas)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :