Tiga Sipir Lapas Bengkalis Tersangka Terkait Kaburnya Gembong Narkoba

Penulis : user | Rabu, 17 Januari 2018 - 17:18 WIB

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor Bengkalis menetapkan tiga sipir lembaga pemasyarakatan Klas IIB Bengkalis, Provinsi Riau sebagai tersangka pasca kaburnya seorang gembong narkoba asal Malaysia, Mohammad Azizi. 

     
"Tiga petugas Lapas Bengkalis berinisial SA, SU dan BK ditetapkan sebagai tersangka terkait kaburnya tahanan narkoba," kata Kepala Polres Bengkalis, AKBP Abas Basuni di Pekanbaru, Rabu (17/1/18).

     
Abas menuturkan dari hasil penyelidikan, ketiga tersangka dinilai yang paling bertanggung jawab atas kaburnya Mohammad Azizi (33), terpidana kasus kepemilikan satu kilogram sabu-sabu yang kabur pada November 2017 lalu.

     
Ia menjelaskan ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 426 KUHP tentang membantu pelarian pelaku tindak pidana. 

     
Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, ia menuturkan Polisi tidak melakukan penahanan karena ancaman hukuman dibawah lima tahun penjara. 

     
Disinggung soal adanya unsur pidana korupsi suap yang diterima para tersangka dari Azizie, Abas menjelaskan penyidik belum menemukan alat bukti yang kuat. 

     
"Belum sampai ke sana, penyidik baru dapat unsur kelalaian dan dijerat dengan pasal 426 KUHP," tuturnya. 

     
Azizie diketahui sudah menjalani masa hukuman tiga tahun di Lapas Bengkalis, dari total vonis hukuman 15 tahun penjara. Warga negara Malaysia itu ditangkap pada 2014 silam di Kecamatan Bantan, Bengkalis. Selain Azizie, polisi juga menangkap dua rekan senegaranya MN(38) dan AR (39). 

     
Dari tangan para tersangka, sedikitnya satu kilogram sabu-sabu, satu paket besar heroin serta satu unit kapal cepat disita polisi. Mereka semua diketahui merupakan sindikat narkotika jaringan internasional. [don]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :