Kapolda Riau Perintahkan Propam

Remaja 14 tahun di Meranti roboh tertembak Polisi

Penulis : admin | Selasa, 13 Februari 2018 - 22:41 WIB

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Sy alias Ujang, remaja berusia 14 tahun warga Desa Lemang Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (13/02/18), terpaksa dilarikan ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru akibat sebutir peluru bersarang di badannya.

Ia roboh akibat terjangan peluru dari senjata anggota kepolisian setempat, yang akan menangkapnya lantaran diduga ‎nekat mencuri Handphone milik Polisi tersebut.

Sebelum dilarikan ke Pekanbaru, ‎Sy dilaporkan sempat menjalani perawatan di RSUD Kepulauan Meranti. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, peluru dari senjata milik anggota Polri itu, ternyata sudah turun ke rongga dada sebelah kanan.

Lantaran peralatan medis di RSUD itu tak memadai, Sy terpaksa dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Kota Pekanbaru.

Informasi yang diperoleh, awalnya, Sy diamankan petugas pada Minggu (11/02/18) malam sekitar pukul 21.00 wib di Desa Lemang atas kasus pencurian makanan di rumah warga.

Usai mengamankan, petugas didampingi Kepala Desa Lemang, Edi Murkan dan warga, membawa Sy ke Mapolsek Rangsang Barat.

Lantaran masih dibawah umur, direncanakan ada upaya mediasi. Namun, setelah lama menunggu, pihak keluarga Sy tak kunjung datang. Sy akhirnya diamankan di Mapolsek.

Selanjutnya, pada Selasa (13/02/18) sekitar pukul 05.45 pagi tadi, seorang personil Polsek berinisial Briptu BS, mendapati Handphone merek Samsung J2 Pro miliknya yang sedang mengisi baterai lesap usai Shalat Subuh.

Diduga, Sy lah pelakunya lantaran Ia diketahui telah kabur. Akhirnya, Briptu BS bersama dua rekannya, Brigadir RM dan Bripda HA mencari Sy dan akhirnya berhasil ditemukan di kawasan Jalan Dusun Gema Desa Sialang Pasung.

Saat diperiksa dan digeldah, ternyata HP tersebut memang ada di saku celana Sy.

Namun Sy melawan dan menggigit tangan Briptu BS hingga luka dan mengucurkan darah‎. Gigitan Sy tak kunjung lepas. Melihat hal itu, Bripda HA mengeluarkan senjata jenis Air Softgun untuk memberikan peringatan terhadap Sy, namun lagi-lagi tak digubris.

Tanpa disadari Bripda HA, ternyata pengaman senjata tersebut tak terkunci sehingga terlepas tembakan dan mengenai bahu kanan Sy. Akhirnya, gigitan Sy ditangan Briptu BS pun lepas‎.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Selasa (13/02/18) malam, membenarkan adanya korban luka tembak tersebut.

"Bukan ditembak, tapi sengaja tertembak Air Softgun bukan Revolver. Saat ini sedang dirawat di Pekanbaru. Kondisinya masih sadar," kata Guntur.

‎Atas kejadian itu, sambungnya, personil yang mengeluarkan senjata itu sudah diamankan dan akan diproses di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

"Sekali lagi, bukan ditembak. Tapi tertembak dan (Sy, red) sedang ditangani sampai pulih. Kita minta masyarakat tetap menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Kita juga sudah berkomunikasi dengan orang tua korban untuk menjelaskan hal tersebut. Pasti ditindak (oknum anggota Polisi, red) jika menyalahi," ucap Guntur.‎

Guntur turut menyampaikan permohonan maaf jika kabar kejadian mungkin membuat masyarakat terkejut dan penasaran. "Kita mohon maaf, tapi percaya lah akan kami tangani secara profesional," tutupnya. [roy]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :