Paslon Terikat UU

Puluhan APK Ilegal ditertibkan Panwaslu Pekanbaru dan Jajaran

Penulis : admin | Jumat, 16 Februari 2018 - 22:40 WIB

DICOPOT - Atribut APK dicopot Jajaran Panwaslu Kecamatan Lima Puluh | Beritariau.com2018

Beritariau.com Pekanbaru - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pekanbaru melalui jajaran Panwaslu Kecamatan se Kota Pekanbaru, melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai dengan aturannya, Jum'at (16/2/18).

Ketua Panwaslu Kota Pekanbaru, Indra Khalid Nasution SH, mengatakan, pasca ditetapkannya calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 12 februari 2018, maka sejak saat itu, calon tersebut sudah resmi terikat aturan dan mekanisme yang ada.

"Mereka (calon,red) sudah terikat pada uu Pilkada serta peraturan pelaksana lainnya seperti PKPU dan Perbawaslu," Kata Indra, saat dikonfirmasi.

Dijelaskannya, di dalam UU disebutkan bahwa kampanye baru akan dimulai 3 hari setelah ditetapkannya calon yang jatuh pada 15 Februari 2018.

"Oleh sebab itu paslon belum boleh berkampanye sebelum tanggal pelaksanaan tersebut karena ada aturan zonasi yang diatur," jelasnya.

Begitu juga dengan APK yang mana katanya, di dalam aturan disebutkan APK dibuat dan dipasang oleh penyelenggara dalam hal ini KPU dan paslon yang desain, ukuran dan jumlahnya harus sesuai dengan yang ditetapkan oleh KPU.

"APK diluar desain yang terdaftar di KPU ukuran yang tidak sesuai atau jumlah yang berlebih haruslah ditertibkan termasuk alat peraga milik pemerintah yang di dalamnya terdapat tanda gambar calon sesuai pasal 70 ayat 4 PKPU Nomor 4 Tahun 2017," tegasnya.

Sementara itu, Anggota Panwaslu Kota Pekanbaru Bidang Organisasi dan SDM, Rizqi Abadi kepada wartawan menjelaskan, penurunan APK yang tidak sesuai dengan ketentuan, sebelumnya telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama.  

"Semestinya Tim Kampanye tiap paslon harus menurunkan APK dalam kurun waktu 1 x 24 jam," ungkapnya.

Diterangkannya, Panwaslu Pekanbaru sebelumnya telah melakukan upaya persuasif, agar tim kampanye tiap pasangan calon untuk menurunkan APK tersebut. 

"Namun hingga kini, APK yang tidak sesuai ketentuan masih banyak bertebaran di penjuru kota. Sehingga Panwaslu mengambil tindakan tegas, dengan menurunkan APK ilegal tersebut," pungkasnya. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :