6 Tersangka Diamankan

Polisi di Riau gagalkan penyelundupan Baby Lobster bernilai Milyaran Rupiah

Penulis : admin | Senin, 05 Maret 2018 - 23:47 WIB

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Satuan Polairud Polres Indragiri Hilir (Inhil), Senin (05/03/18) sekitar pukul 06.00 wib, mengamankan 8 buah kotak yang diperkirakan berisi sekitar 16.000 baby lobster yang dibawa dengan sebuah speedboat bermesin 40 PK di Perairan Sungai Indragiri, Inhil.

Sebanyak 6 orang juga turut diamankan dalam penangkapan ini.

"Ada 6 orang yang kita tetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan baby lobster dengan dua buah kapal ini, 2 nakhoda dan 4 anak buah kapal,” ujar Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra kepada Beritariau.com, Senin sore.

Polisi juga mengamankan speedboat mesin 200 PK yang mengangkut 4 orang ABK. Mereka berperan menunggu kedatangan baby losbter itu.

Sedangkan speedboat bermesin 40 PK itu, digunakan untuk membawa baby lobster tersebut dari luar wilayah Provinsi Riau.

Nakhoda yang membawa seped bermuatan lobster inisial Ar (47), warga Tembilahan Hulu. Sedangkan nakhoda yang membawa 4 orang ABK inisial ML (25), warga Geranting Kelurahan Pulau Terong Kecamatan Belakang Padang Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

"Keempat ABK tersebut antara inisial Jep (47) dan Syah (39) keduanya warga Geranting Kelurahan Pulau Terong Kecamatan Belakang Padang Batam. Serta IA (43) warga Dabok Singkep, dan Mas (41), warga Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir," kata Christian.

Menurut Christian, pengungkapan kasus penyelundupan baby lobster ini berdasarkan adanya informasi dari masyarakat.

Warga merasa resah adanya aktivitas orang membawa baby lobster, yang melewati perairan Sungai Indragiri.

Informasi itu ditindaklanjuti oleh personel Satuan Polairud Polres Indragiri, yang melakukan patroli dengan Kapal Pol IV - 2602, dipimpin oleh Kanit Gakkum Sat Polairud Ipda Buha R Munthe sekitar pukul 06.00 wib.

"Saat patroli tersebut, petugas berhasil mengamankan 1 unit Speed Boad bermesin 40 PK tanpa nama, dengan nakhoda Ar. Speed itu bermuatan benih udang jenis Lobster sebanyak 8 Kotak di perairan Sungai Indragiri,” ucapnya.

Kepada petugas, Ar mengaku, bahwa muatan tersebut, akan diantarkan ke Perairan Kelurahan Sapat Kecamatan Kuala Indragiri.

Di sana, ada orang yang menunggu dengan sebuah Speedboat untuk menampung baby lobster tersebut.

Mendapat keterangan tersebut, polisi langsung mengejar ke lokasi yang ditunjukan. Setelah sampai di tempat itu, ternyata memang benar ada 1 unit speedboat warna biru dengan mesin 200 PK X 2, sudah menunggu.

Speedboat dan 4 orang ABK serta 1 nakhoda langsung diamankan ke Mako Sandar Sat Polairud.

"Saat ini, 6 tersangka ditahan untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. Mereka dijerat Undang-undang nomor 45 tahun 2009, tentang perubahan UU nomor 31 tahun 2004, tentang perikanan, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara," pungkas Christian. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :