Polisi Temukan Senjata dan Borgol

Komplotan Pemeras berlagak aparat hukum di Inhu dibekuk

Penulis : admin | Rabu, 14 Maret 2018 - 19:22 WIB

ilustrasi

Beritariau.com, Inhu - Unit Reserse Kriminal Polsek Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) membekuk tiga orang pria yang kerap melakukan pemerasan terhadap seorang pengusaha kredit elektronik.

Selain itu, Polisi juga masih memburu seorang lagi anggota komplotan (grup) pemeras bersenjata ini.

Mereka dibekuk lantaran menuduh warga melanggar hukum lalu meminta uang. Lagaknya aparat hukum, mereka ternyata menyimpan senjata dan borgol.

"Ada tiga orang diamankan berinisial ME, ER dan HE. Seorang lagi kabur dan masih kita cari. Kasus ini atas laporan dari korban," ungkap Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari kepada Beritariau, Rabu (14/03/18).

Dua pelaku, kata Arif, diamankan disebuah perumahan perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kecamatan Seberida dan seorang lagi di kantor sebuah organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Kasus ini berawal dari laporan seorang pengusaha kredit elektronik dan barang perlengkapan rumah tangga berinisial AT.

AT mengaku, komplotan ini mendatanginya dan menuding bahwa AT telah meresahkan warga atas usaha kredit itu yang diduga tanpa memiliki badan hukum resmi.

Usai menuduh, mereka meminta sejumlah uang kepada AT.

"Pelaku meminta uang sebesar Rp15 juta. Namun, korban tak menyanggupi dan hanya memberikan sebesar Rp1,7 juta. Setelah mendapat uang, para pelaku pergi," kata Arif.

Lalu, AT melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke kantor Polisi. Petugas pun bergegas menyelidik laporan itu.

Kedua pelaku, yakni MS dan HE diamankan di perumahan PKS sedangkan ER diamankan di kantor LSM. Sayang, seorang lagi berhasil kabur.

Mengejutkan, dari hasil penggeledahan, komplotan ini memiliki peralatan seperti aparat. Petugas menemukan beberapa senjata berbahaya bahkan borgol untuk mengikat para pelaku kejahatan.

Diantaranya, 1 pucuk Air Softgun Merk Press 5, 1 butir peluru hampa Merk Winchester 38 Spl, 15 Peluru/Gotri, 1 buah Borgol beserta kuncinya, Pisau dan lainnya.

"Semuanta dibawa ke Mapolsek untuk didalami," ungkap Arif. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :