BNN Riau Sebelumnya Menyebut Terdapat Sejumlah Pulau Di Pesisir Riau Terindikasi Lokasi Transit dan

Polda : Pulau Kosong Pesisir Riau Bebas Narkoba

Penulis : user | Jumat, 16 Maret 2018 - 14:27 WIB

Kombes Pol Hariono

Beritariau.com, Pekanbaru - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau memastikan tidak menemukan adanya indikasi penyimpanan narkoba di pulau-pulau kosong dan tidak bernama di pesisir Riau.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Hariono di Pekanbaru, Jumat (16/3/2018) mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan langsung ke pulau-pulau kosong tersebut dan dipastikan tidak menemukan indikasi penyimpanan narkoba.

     
BNN Provinsi Riau beberapa waktu lalu menduga terdapat sejumlah pulau tidak berpenghuni di pesisir Riau yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka dijadikan sebagai lokasi penyimpanan narkoba. 

     
Dugaan tersebut lantas ditindaklanjuti jajaran Polda Riau dengan melakukan penyisiran pada sejumlah pulau kosong tersebut. Penysirian dilakukan oleh personel bersenjata lengkap dengan menggunakan kapal cepat dengan mendatangi satu persatu pulau kosong di wilayah itu. 

     
Dia merincikan, hasil penyisiran yang dilakukan Polres Dumai, Bengkalis, Meranti hingga ke Indragiri Hilir, tidak menemukan adanya narkoba di pulau-pulau tersebut. 

     
"Ada informasi kalau terdapat pulau kosong simpan narkoba. Kita sudah perintahkan Polres Dumai cek langsung, salah satunya Pulau Babi. Itu tidak ada. Begitu juga dengan Bengkalis, Pelalawan, Siak dan Indragiri Hilir," jelasnya. 

     
Meski begitu, dia menuturkan jajaran Polda Riau terus meningkatkan penjagaan serta mempersempit ruang gerak penyelundup narkoba. 


Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo mengakui bahwa jalur perairan merupakan jalur favorit para gembong narkoba. 

     
"Maraknya narkoba di Riau pertama karena faktor posisi. Selat Malaka adalah salah satu jalur laut paling ramai di dunia. Penyelundupan masuk dari sana, lalu melalui pelabuhan-pelabuhan tikus," katanya.  

     
Guntur mengatakan, dibutuhkan sinergi rapi dari beragam lintas sektoral, seperti TNI, Badan Narkotika Nasional, Bea dan Cukai hingga masyarakat dalam upaya memberantas narkoba.

     
Dirinya mengklaim, komunikasi tersebut terus dilakukan. Koordinasi juga terus ditingkatkan. Targetnya adalah pelabuhan-pelabuhan tikus di daerah pesisir, yang membentang dari Rokan Hilir hingga Indragiri Hilir. Panjangnya mencapai lebih 1.200 kilometer. 

     
Untuk itu, Polda Riau secara khusus memberikan perhatian penuh memperkuat jajaran di daerah pesisir. [Don]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :