Sering kebanjiran, Warga Sei Mintan Bukitraya minta ini di reses Sri Rubiyanti

Penulis : admin | Sabtu, 17 Maret 2018 - 23:59 WIB

PENYAMPAIAN RESES - Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Hj Sri Rubiyanti SIP menyampaikan reses kepada warga Jalan Sungai Mintan II Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru | Beritariau.com2018

Beritariau.com Pekanbaru - Jika hujan sebentar saja dengan intensitas tinggi, air meluap dan masuk ke pemukiman warga. Kondisi ini membuat warga resah dan ingin adanya penanganan serta perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Hal itu disampaikan oleh Atun, Warga RW 10 yang berada di Jalan Sungai Mintan II, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Sabtu (17/03/18) saat reses Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Hj Sri Rubiyanti SIP.

Menurut Atun, luapan banjir itu disebabkan karena drainase yang dangkal dan sempit sehingga tidak kuat menahan lajunya air saat intensitas hujan mulai tinggi.

"Banjir ini karena parit mati ditimbun sampah, pas hujan air melimpah masuk ke rumah warga. Ditambah kawasan ini dataran rendah," kata Atun.

Selain Atun, RW 10 Lubis, juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, kondisi banjir ini bahkan pernah membuat salah satu Masjid di sekitar digenangi air. Masalah tetap sama yakni pendangkalan saluran drainase.

"RW 10 dan RW 11 ini perlintasan air, hujan 1 jam saja, Jalan Sei Mintan ini terjebak banjir. Tidak hanya mesjid yang jadi korban, bahkan mobil pun pernah hanyut," cetusnya.

Kondisi polongan drainase yang tidak layak ini, diperlukan penanganan serius sehingga persoalan banjir di Sei Mintan, bisa teratasi. "Box cluvert di sungai mintan harus di perbesar agar arus air lebih lancar. Kalau bisa dibikin diturap lah. Itu salah satu prioritas kita," pintanya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Hj Sri Rubiyanti SIP mengatakan, penanganan drainase dan box cluvert ini ia catat dan akan diperjuangkan untuk masuk skala prioritas di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Pekanbaru.

"Kita minta data kongkrit agar bisa jadi skala prioritas untuk masalah drainase ini. Jika anggaran tidak mencukupi di Kota, saya akan  berkoordinasi di Provinsi agar usulan bisa terlaksana dan msnjadi PR bagi saya juga. Pengerjaan turap membutuhkan dana besar makanya harus berkoordinasi dengan Provinsi," pungkasnya. [red]

 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :