Panwaslu Pekanbaru, temukan 24.431 Data Ganda di DPS Pilgub 2018

Penulis : admin | Jumat, 06 April 2018 - 19:36 WIB

DATA GANDA - Panwaslu Pekanbaru, menemukan 24.431 data ganda dalam Pilgub Riau 2018 | Istimewa

Beritariau.com Pekanbaru - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Pekanbaru, menemukan Daftar Pemilihan Sementara (DPS) ganda pada Pemilihan Gubernur Riau 2018. 

Temuan yang dilakukan Panwaslu Pekanbaru, setelah melakukan pengecekan 491.047 DPS yang diumumkan oleh KPU Kota Pekanbaru. Dari data, ada sekitar 24.431 atau 4,98 persen pemilih Ganda. Temuan ini, berdampak kepada penggelembungan pemilih sebanyak 12.360

Data ganda tersebut dikhawatirkan menjadi permasalahan. Untuk itu, KPU diminta segera menindaklanjuti temuan tersebut sebelum penetapan daftar pemilih tetap (DPT).

"Jadi dari 491.047 DPS di Pekanbaru, ada 24.431 data ganda,  Kami rasa perlu untuk dipublikasikan kepada publik," kata Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Pekanbaru, Yasrif Yakub Tambusai dan didampingi Rizqi Abadi selaku Divisi Organisasi dan SDM dalam jumpa pers, Jumat, (06/04/18).

Dari temuan ini, pihaknya akan sesegera mungkin menyampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum KPU Kota Pekanbaru untuk diverifikasi dan diperbaiki.

"Kita Panwaslu akan melakukan dua hal terkait data ganda ini, pertama menyampaikan kepada KPU Pekanbaru segera agar dapat diperbaiki. Kedua, kita akan klarifikasi kepada PPS, melalui Panwascam dan juga untuk mengetahu dimana kesalahannya sehingga data ini bisa ganda," ungkap Yasrif.

Berikut jumlah daftar ganda yakni dengan 2 nama berjumlah 23.602, jumlah seharusnya 11.801 dan harus dibuang 11.801 data, ganda dengan 3 nama sebanyak 771, jumlah seharusnya 259, maka 514 data harus dibuang, ganda 4 nama berjumlah 36, seharusnya 9 dan harus dibuang 12 data, ganda 5 nama berjumlah 15, seharusnya hanya 3 dan 12 data harus dibuang. Bahkan, ada ganda 7 nama, yang harus dibuang 6 data. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :