Kedua Kaki Tersangka Patah Akibat Lompat Dari Lantai 3 Sebuah Hotel

Digrebek Polresta Pekanbaru, Pengedar Narkoba Nekat Terjun

Penulis : user | Kamis, 12 April 2018 - 19:46 WIB

Tersangka Saat Dirawat Pasca Terjun Dari Lantai 3

Beritariau.com, Pekanbaru - Seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu nekat terjun dari lantai tiga sebuah hotel berbintang di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau saat kepolisian melakukan penggerebekan sindikat barang haram tersebut. 

     
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Dedy Herman di Pekanbaru, Kamis (12/4/2018) mengatakan akibat tindakannya tersebut, pengedar narkoba bernisial MRG itu mengalami patah tulang pada kedua kakinya. 

     
"Saat kita grebek di salah satu kamar ada dua pelaku, salah satunya berusaha melarikan diri dengan terjun dari lantai tiga," katanya. 

     
Dedy mengatakan bahwa penggerebekan itu dilakukan di sebuah hotel bintang tiga di kawasan Lima Puluh, Kota Pekan aru pada Rabu pekan lalu (4/4). 


Saat itu, dia mengatakan pihaknya mendapat informasi akurat akan keberadaan dua pengedar sedang menginap di kamar hotel nomor 303. 

     
Polisi lantas melakukan penyelidikan, dan pada Rabu dinihari pihaknya memutuskan untuk melakukan penggerebekan. Saat dibuka paksa kamar hotel tersebut, polisi mendapat dua pria masing-masing MRG (28) dan RR (22). 

     
Namun, pelaku MRG justru berupaya kabur dengan lompat melalui jendela kamar. Dia juga berusaha membuang barang bukti dua paket sedang dan empat paket kecil sabu-sabu yang disimpan di dalam tas warna merah muda. 

     
"Jadi sambil melompat, pelaku membuang tas merah muda berisi sabu-sabu. Tapi kita temukan tasnya dan dijadikan barang bukti," ujarnya. 

     
Pasca kejadian, ia mengatakan pihaknya langsung membawa pelaku RR ke Mapolresta Pekanbaru, sementara MRG dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendapat perawatan. 

     
"MRG sudah mendapat perawatan dan sekarang dia kita tahan," ujarnya. 

     
Dari penangkapan tersebut, Polisi menyita total barang bukti 58 gram sabu-sabu bernilai puluhan juta rupiah. Polisi juga terus mengembangkan jaringan pengedar tersebut. [don]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :