Sidang Korupsi Penerbitan SHM di Tesso Nilo

Jaksa tuntut lahan 500 hektar di TNTN dikembalikan

Penulis : admin | Kamis, 12 April 2018 - 21:08 WIB

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut lahan seluas 500 hektar lebih di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) 
yang diterbitkan sertifikatnya untuk dikembalikan kepada negara.

Hal itu dinyatakan JPU dalam sidang tuntutan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penerbitan Sertifikat lahan‎ dengan terdakwa Zaiful Yusri, Subiakto, Hisbu Nazar, Abdul Rajab, Rusman Yatim, serta Edi Erisman.

Lahan seluas 500 hektar lebih itu diterbitkan untuk dimiliki Johanes Sitorus.

Dalam perkara ini, Johannes bertindak sebagai saksi. Ia juga sempat diadili dalam kasus dugaan penyerobotan lahan, tetapi lepas setelah eksepsinya diterima oleh hakim pengadilan Negeri Bangkinang, karena status perkara yang daluarsa.

Jaksa menilai, 500 hektar lebih lahan itu disebut sebagai kerugian negara, karena merupakan aset negara yang dikuasai perorangan, tidak sesuai peruntukkannya.

"Hilangnya aset menjadi kerugian negara. Kawasan hutan hilang menjadi kawasan lahan milik Johanes Sitorus. Kami mohonkan tanah dirampaskan untuk negara dan dikembalikan ke KLHK," sebut JPU Lexi, dalam sidang Kamis (12/04/18).

Lexi menyatakan, pihaknya yakin mampu ‎melakukan tuntutan sita lahan atas Johanes Sitorus.

Secara hukum, yang bersangkutan biaa dikenakan pasal turut serta dalam perkara ini, hanya saja Johanes Sitorus telah diproses sidang di PN Bangkinang dan dinyatakan lepas karena kadaluarsanya perkara.

"Kita maksimal bisanya upaya hukum penyitaan lahan, sehingga tak dikuasai lagi oleh Johanes Sitorus. Kalau kasusnya itu dulu kan sudah pernah disidang di Bangkinang, dan dinyatakan daluarsa," tandasnya.

Perkara yang menyeret Johanes Sitorus ini diungkap oleh penyidik Pegawai Negeri (PPNS) Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK).

Sayangnya begitu vonis lepas dengan diterimanya eksepsi terdakwa, penyidik PPNS KLHK tidak melakukan upaya hukum lainnya. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :